Pencarian

Kajari Toba Pesan Kasi Intelijen Baru Melek Digital dan Deteksi Dini, Gantikan Benny Acalona Surbakti

Kamis, 03 September 2026 • 18:51:31 WIB
Kajari Toba Pesan Kasi Intelijen Baru Melek Digital dan Deteksi Dini, Gantikan Benny Acalona Surbakti
Kajari Toba Muslih melantik Tommy Eko Pradityo sebagai Kepala Seksi Intelijen yang baru di Aula Kantor Kejari Toba, Sumatera Utara, Kamis (3/9).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Toba, Muslih, melantik Tommy Eko Pradityo sebagai Kepala Seksi Intelijen di Aula Kantor Kejari Toba, Sumatera Utara, Kamis (3/9). Dalam amanahnya, Muslih menekankan posisi baru ini harus mampu membangun sistem deteksi dini dan beradaptasi dengan cepatnya perkembangan informasi digital di tengah masyarakat.

BALIGE — Kejaksaan Negeri Toba resmi mengisi posisi strategis di bidang intelijen dengan melantik Tommy Eko Pradityo, SH, MH, sebagai Kepala Seksi (Kasi) Intelijen yang baru. Pelantikan dan serah terima jabatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kejari Toba pada Kamis (3/9), sekaligus menjadi bagian dari penyegaran organisasi untuk meningkatkan kualitas penegakan hukum di kabupaten tersebut.

Tommy menggantikan Benny Acalona Surbakti, SH, MH, yang mendapatkan penempatan tugas baru. Kepala Kejari Toba, Muslih, SH, MH, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi Benny selama menjalankan amanah sebagai Kasi Intelijen sebelumnya.

"Berbagai capaian yang telah dilakukan tentunya menjadi bagian dari kontribusi bagi kemajuan Kejaksaan Negeri Toba," kata Muslih dalam sambutannya.

Intelejen Dituntut Melek Medsos dan Informasi Cepat

Muslih menyampaikan bahwa posisi Kasi Intelijen memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan tugas pokok Kejaksaan, khususnya di bidang intelijen penegakan hukum. Ia menilai tantangan yang dihadapi saat ini jauh lebih kompleks dibanding sebelumnya.

Di tengah gencarnya arus informasi di media sosial, jajaran intelijen tidak boleh lagi bekerja secara konvensional. Kemampuan membaca situasi dan mengelola informasi menjadi modal utama untuk memberikan rekomendasi yang akurat kepada pimpinan.

"Jangan sampai kita hanya menjadi pihak yang menerima informasi, tetapi harus mampu membaca situasi dan memberikan rekomendasi yang tepat kepada pimpinan," ujarnya.

Wajib Bangun Jejaring dan Deteksi Dini Potensi Gangguan

Kajari Toba juga mengingatkan pejabat barunya untuk segera beradaptasi dan melakukan konsolidasi internal bersama seluruh bidang. Membangun jejaring serta memetakan berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu pelaksanaan tugas menjadi pekerjaan rumah yang tidak bisa ditunda.

Sistem deteksi dan peringatan dini harus dibangun untuk mengantisipasi berbagai potensi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan yang dapat mempengaruhi kewibawaan institusi Kejaksaan. Ia menegaskan tugas ini tidak bisa dikerjakan sendirian.

"Jangan ragu untuk berkoordinasi, jangan bekerja sendiri, dan jangan berhenti belajar. Bangun team work yang solid dan ciptakan suasana kerja yang harmonis," pesan Muslih.

Integritas dan loyalitas menjadi harga mati dalam menjalankan tugas intelijen. Muslih mengingatkan agar Tommy tidak menyalahgunakan kewenangan serta mampu menjaga kerahasiaan informasi yang dipercayakan organisasi kepadanya.

Sementara itu, Tommy Eko Pradityo menyatakan komitmennya untuk mengemban amanah baru ini dengan penuh tanggung jawab. Ia berjanji akan meningkatkan koordinasi dan kerja sama dengan seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Toba.

"Saya berkomitmen menjalankan amanah dan kepercayaan yang diberikan pimpinan dengan penuh tanggung jawab, serta meningkatkan koordinasi dan kerja sama dengan seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Toba," kata Tommy.

Follow kabarsumut.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks