Pencarian

103 Siswa Diktuba Polri Digembleng di Langkat, Sekda Amril Tekankan Bekal Sejarah dan Kepemimpinan untuk Calon Anggota Polri

Kamis, 03 September 2026 • 20:45:31 WIB
103 Siswa Diktuba Polri Digembleng di Langkat, Sekda Amril Tekankan Bekal Sejarah dan Kepemimpinan untuk Calon Anggota Polri
Siswa Diktuba Polri mengikuti outbond di Lapangan Sepak Bola Paya Rengas, Langkat, Selasa (18/2/2025).

Sebanyak 103 siswa Pendidikan Diktuba Polri Kemampuan SPKT Tahun 2026 menjalani kegiatan outbond di Lapangan Sepak Bola Paya Rengas, Kecamatan Hinai, Langkat. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada latihan fisik dan pembentukan mental, tetapi juga dirangkai dengan kunjungan ke Situs Cagar Budaya Bukit Kerangan serta ziarah ke Makam Raja Indra Bungsu untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan nilai pengabdian calon anggota Polri.

LANGKAT — Para calon anggota Polri angkatan 2026 itu tidak sekadar diajak mengasah kekuatan fisik. Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril yang mewakili Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti membuka secara resmi kegiatan pembentukan karakter tersebut, Selasa.

Kegiatan outbond ini dinilai istimewa karena mengombinasikan latihan kedisiplinan dengan penelusuran jejak sejarah Kesultanan Langkat. Pemerintah Kabupaten Langkat menyebut Bumi Langkat Berseri sebagai "kawah candradimuka" yang tepat untuk menempa mental dan kemampuan para siswa.

Pelestarian Situs Bukit Kerangan: Bekal Sejarah untuk Polri

Para peserta sengaja diperkenalkan dengan Situs Cagar Budaya Bukit Kerangan, yang merupakan kawasan pemukiman tua di tepi alur Sungai Langkat. Situs ini dinilai memiliki nilai historis penting dalam perjalanan pembentukan wilayah Langkat dan menjadi bagian jejak peradaban Melayu di daerah itu.

"Sejarah ini diperkenalkan agar para siswa tidak hanya kuat secara fisik dan teknis kepolisian, tetapi juga memiliki akar historis, moral, dan etika yang kokoh," ujar Sekda Amril saat membacakan sambutan tertulis Plt. Bupati Langkat.

Kunjungan dilanjutkan dengan prosesi ziarah ke Makam Raja Indra Bungsu. Tokoh ini dikenal sebagai salah satu sosok kunci dalam garis keturunan yang meletakkan pondasi awal Kesultanan Langkat.

Pesan Pejabat: Jaga Etika dan Hormati Budaya Setempat

Dalam arahannya, Plt. Bupati Langkat menekankan bahwa outbond merupakan bagian dari proses pembelajaran untuk membentuk mental, kedisiplinan, ketahanan fisik, dan keberanian. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempertajam kepekaan sosial serta memupuk jiwa korsa yang kuat sebagai bekal menjalankan tugas kepolisian.

Para siswa diingatkan untuk senantiasa menjaga etika dan kesopanan selama berada di kawasan cagar budaya maupun saat berinteraksi dengan masyarakat setempat.

"Kita harus menghormati warisan sejarah dan budaya daerah ini sebagaimana kita menghormati para pendahulu yang telah meletakkan dasar-dasar pembangunan dan peradaban," pesan Amril mengutip sambutan Plt. Bupati.

Usai pembukaan, Sekda Amril melakukan prosesi setawar sedingin sebagai simbol doa dan harapan keselamatan. Prosesi ini sekaligus menjadi penanda pelepasan resmi para peserta sebelum mengikuti rangkaian kegiatan outbond.

Turut hadir dalam acara itu Kepala SPN Polda Sumatera Utara Kombes Pol. Wiyono Eko Prasetyo, Danyonif TP 907/Dewa Syahdan Letkol Inf. Jimat Suryo Utomo, Wakapolres Binjai Kompol Sofyan Helmi Nasution, serta sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemkab Langkat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum pembentukan calon anggota Polri yang diharapkan tidak hanya mumpuni secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat serta kepedulian terhadap sejarah dan budaya bangsa.

Follow kabarsumut.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks