Stok Beras Bulog Sumut 64.170 Ton, Aman untuk Iduladha hingga Bansos

Penulis: Amrizal Halim  •  Senin, 11 Mei 2026 | 16:35:05 WIB
Stok beras Bulog Sumut mencapai 64.170 ton, siap memenuhi kebutuhan Iduladha 1447 H dan bantuan pangan.

Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara memastikan stok beras di gudang mencapai 64.170 ton. Jumlah itu dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Iduladha 1447 Hijriah akhir Mei 2026. Cadangan ini juga dialokasikan untuk bantuan pangan dan SPHP.

MEDAN — Kepala Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara Budi Cahyanto menyatakan stok beras di gudang Medan dan sejumlah daerah mencapai 64.170 ton. Jumlah itu lebih dari cukup untuk menutup kebutuhan selama Iduladha yang diperkirakan jatuh pada akhir Mei 2026.

“Stok tersebut cukup untuk memenuhi program bantuan pangan dan beras SPHP,” ujar Budi, Senin (11/5/2026).

Budi menambahkan, jika pasokan menipis, Bulog pusat siap mengirim tambahan stok ke Sumut. Selain mengandalkan gudang, Bulog terus menggenjot serapan gabah dari petani lokal.

Penyerapan Gabah dari Petani Capai 26.000 Ton

Hingga saat ini, realisasi penyerapan gabah kering panen dari petani di Sumut mencapai 26.000 ton. Jumlah itu setara dengan 12.967 ton beras. Serapan terbesar berasal dari Kabupaten Mandailing Natal, Simalungun, Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Tapanuli Selatan.

Budi mengimbau petani segera memanen padi yang sudah siap. “Segera panen jika sudah tiba waktunya agar hasilnya maksimal,” katanya.

Harga Gabah Kering Panen: Rp 6.500 per Kilogram

Bulog membeli gabah kering panen dari petani dengan harga Rp 6.500 per kilogram untuk gabah yang sudah dikemas dalam karung. Jika petani mengantarkan langsung ke penggilingan, harganya naik menjadi Rp 6.700 per kilogram. Harga ini sesuai ketetapan pemerintah.

Langkah penyerapan gabah ini sekaligus memperkuat cadangan pangan pemerintah daerah. Dengan stok melimpah, Bulog Sumut optimistis harga beras di pasar tetap stabil menjelang hari raya kurban.

Reporter: Amrizal Halim
Sumber: metrotvnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top