LANGKAT — Suhaimi menggantikan dr. H. Indra Salahuddin yang memimpin organisasi tersebut pada periode sebelumnya. Proses pemilihan berlangsung dalam MUSDA VIII yang mengusung tema “Meneguhkan Melayu Sebagai Bagian Sejarah Peradaban, Perjuangan dan Kemajuan Tanah Bertuah Negeri Beradat Kabupaten Langkat.”
Ketua panitia pelaksana H. Hadi Ilham melaporkan bahwa musyawarah diikuti 27 peserta, terdiri dari 18 perwakilan cabang (PC), satu pengurus daerah (PD), satu pengurus wilayah (PW), dan tujuh peserta peninjau. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Langkat atas dukungannya serta kepada seluruh pihak yang telah membantu sehingga terselenggaranya MUSDA ini dengan baik,” ujarnya.
Bupati Langkat H. Syah Afandin dalam sambutannya menegaskan bahwa MABMI memiliki peran strategis menjaga marwah budaya Melayu sebagai identitas daerah. “Budaya Melayu merupakan warisan leluhur yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Pemerintah Kabupaten Langkat akan selalu mendukung upaya-upaya pelestarian adat dan budaya Melayu agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat,” tegas Bupati.
Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin solid dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Kegiatan dibuka secara resmi setelah Bupati mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam pembukaan MUSDA, di antaranya Ketua PB MABMI Prof. dr. OK Saidin, Ketua PKK PB GAMI T. Kharik Anwar, Karateker PW Sumut, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Langkat, Ketua MUI Langkat, Ketua Baznas Langkat, Ketua Alwashliyah, Ketua Dewan Kebudayaan Langkat, serta Ketua Dewan Adat dan Majelis Kerapatan Adat.
Ketua PB MABMI Prof. dr. OK Saidin dalam sambutannya menekankan pentingnya pelestarian adat dan budaya Melayu di tengah perkembangan zaman. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Langkat yang selama ini terus mendukung berbagai kegiatan budaya dan organisasi kemelayuan di daerah.
Ketua PD MABMI periode sebelumnya dr. H. Indra Salahuddin berharap kepengurusan baru nantinya mampu terus menjaga eksistensi budaya Melayu di Kabupaten Langkat. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat peran organisasi dalam menjaga adat dan nilai budaya daerah.
Terpilihnya Muhammad Suhaimi secara aklamasi diharapkan membawa PD MABMI Kabupaten Langkat semakin aktif dalam menjaga, melestarikan, serta mengembangkan adat dan budaya Melayu di Kabupaten Langkat. Acara berlangsung khidmat dan sarat nuansa budaya Melayu, mencerminkan semangat tema musyawarah tahun ini.