MEDAN — BPBD Kota Medan menggelar edukasi kesiapsiagaan bencana di SMPN 2 Medan, Selasa (12/5/2026). Materi disampaikan langsung oleh Penata Penanggulangan Bencana Ahli Madya, Fahruddin Harahap, bersama Penata Layanan Operasional Eko Suranta Sembiring dan staf Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan.
Kepala SMPN 2 Medan menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, penyampaian materi yang lugas membuat siswa lebih mudah memahami jenis-jenis bencana dan langkah yang harus diambil saat situasi darurat.
“Terima kasih atas kunjungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Medan di sekolah kami. Dengan kehadiran BPBD Kota Medan tersebut sangat positif dan menambah pengetahuan terhadap peserta didik,” ujarnya.
Dalam sesi edukasi, para siswa tidak hanya diperkenalkan dengan teori bencana alam seperti banjir, gempa, dan kebakaran. Mereka juga diajarkan langkah-langkah praktis yang harus dilakukan saat bencana terjadi, termasuk cara evakuasi mandiri.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Medan, Kiky Zulfikar, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini. Targetnya, lahir generasi muda yang tangguh dan sigap dalam menghadapi situasi darurat.
Kota Medan termasuk wilayah rawan banjir dan kebakaran permukiman. Dengan membekali siswa sejak SMP, BPBD berharap respons cepat bisa terbentuk secara alami ketika bencana benar-benar terjadi.
Kiky menambahkan, program serupa akan terus digalakkan ke sekolah-sekolah lain di Kota Medan. Pihaknya juga membuka peluang kerja sama dengan sekolah yang ingin mengadakan pelatihan serupa secara berkala.
“Kami ingin menciptakan generasi muda yang berdaya dalam menghadapi situasi darurat,” pungkasnya.