Pasar Horas Pematangsiantar Segera Terapkan Pembayaran Retribusi Pakai QRIS, Pedagang di 4 Gedung Bisa Transaksi Non-Tunai

Penulis: Said Fauzi  •  Rabu, 13 Mei 2026 | 14:02:31 WIB
Bank Indonesia Pematangsiantar gandeng Bank Sumut percepat pembayaran retribusi Pasar Horas pakai QRIS.

PEMATANGSIANTAR — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Pematangsiantar menggelar diskusi lanjutan bersama Bank Sumut Cabang Pematangsiantar untuk mempercepat implementasi QRIS Retribusi Pasar di Pasar Horas, Selasa (12/5). Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem transaksi digital di sektor perdagangan rakyat.

Apa Saja yang Disiapkan untuk Digitalisasi Retribusi?

Kepala Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran BI Pematangsiantar, M Fauzan Robbani, menjelaskan sejumlah aspek strategis yang menjadi fokus utama. Pertama, penyediaan infrastruktur pembayaran QRIS statis dan dinamis di seluruh area pasar.

Selain itu, dukungan perangkat transaksi seperti mesin EDC dan printer thermal juga akan disediakan. Sistem settlement secara real-time disiapkan untuk mempermudah proses administrasi dan rekonsiliasi keuangan pengelola pasar.

Edukasi Pedagang Jadi Kunci Kelancaran Transaksi Digital

BI Pematangsiantar tidak hanya fokus pada infrastruktur teknis. Edukasi kepada pedagang dan pelatihan bagi petugas penagih retribusi menjadi bagian penting dalam proses adaptasi ini.

"Kami harap melalui pendampingan dan peningkatan kapasitas, proses adaptasi penggunaan pembayaran digital bisa berjalan lebih efektif dan nyaman bagi seluruh pihak," ujar Fauzan. Pelatihan ini bertujuan agar para pedagang di Gedung 1 hingga Gedung 4 Pasar Horas tidak kesulitan saat sistem resmi diterapkan.

Target: Transaksi Retribusi Lebih Cepat, Murah, dan Transparan

Implementasi QRIS ini diharapkan mampu menciptakan sistem pembayaran retribusi yang lebih praktis dan efisien. Tidak hanya bagi pengelola pasar, tetapi juga bagi para pedagang yang selama ini masih menggunakan uang tunai.

Kolaborasi antara pengelola Pasar Horas dan Bank Sumut dinilai strategis untuk memperkuat ekosistem transaksi digital di Kota Pematangsiantar. Sistem ini menjanjikan transaksi yang cepat, mudah, murah, aman, dan handal bagi seluruh pengguna.

Digitalisasi retribusi pasar ini sejalan dengan upaya transformasi digital di sektor perdagangan rakyat yang terus didorong oleh pemerintah dan otoritas keuangan di Sumatera Utara.

Reporter: Said Fauzi
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top