Samsung Konfirmasi Galaxy Z Fold 8 Ultra Melalui Sertifikasi, Ponsel Lipat Paling Ambisius Justru Bernama Membosankan

Penulis: Amrizal Halim  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 01:21:31 WIB
Samsung resmi mengantongi sertifikasi untuk Galaxy Z Fold 8 Ultra dengan desain ramping dan baterai besar.

Bulan-bulan terakhir, rumor menyebut Samsung menyiapkan dua varian Galaxy Z Fold 8. Satu model akan mengusung bodi lebih pendek dan lebar — mengadopsi proporsi yang lebih familiar di pasar ponsel biasa. Model lainnya, yang semula diduga sebagai Galaxy Z Fold 8 standar, justru akan mempertahankan desain ramping seperti Galaxy Z Fold 7. Kini, dokumen sertifikasi mengonfirmasi bahwa varian sempit itulah yang akan menyandang label "Ultra".

Empat Varian Terdaftar, Spek Masih Misteri

Berdasarkan pantauan SumahoDigest, lima entri Galaxy Z Fold 8 Ultra tercatat di database Bluetooth SIG dengan nomor model berbeda — menandakan beberapa varian regional atau storage. Tidak ada spesifikasi teknis yang bocor dari dokumen ini. Namun, keberadaan sertifikasi resmi membuat rumor sebelumnya memiliki bobot lebih kuat.

Sebelumnya, bocoran menunjukkan Galaxy Z Fold 8 Ultra akan membawa baterai 5.000 mAh — lompatan signifikan dari 4.400 mAh milik Galaxy Z Fold 7. Dapur pacunya disebut-sebut menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5, chipset terbaru Qualcomm yang belum dirilis. Ketebalan saat terbuka diperkirakan hanya 4,1 mm, menjadikannya perangkat lipat paling tipis yang pernah dibuat Samsung.

Dua Jalur Desain: Lebar vs Sempit

Keputusan Samsung mempertahankan dua bentuk berbeda dalam satu generasi menunjukkan kebingungan yang sama seperti yang dialami kompetitor. Di satu sisi, pengguna mengeluh layar sampul Galaxy Z Fold terlalu sempit untuk mengetik nyaman. Di sisi lain, fanbase setia menyukai form factor unik yang membedakan Fold dari ponsel lipat clamshell atau buku biasa.

Model "lebar" — yang kemungkinan besar hanya akan bernama Galaxy Z Fold 8 — mengadopsi rasio aspek lebih pendek, mirip dengan Oppo Find N5 atau Google Pixel 9 Pro Fold. Model ini menjadi jawaban Samsung atas kritik yang sudah berlangsung tiga generasi. Sementara itu, Galaxy Z Fold 8 Ultra tetap setia pada DNA awal: layar sampul ramping, bukaan vertikal yang dramatis, dan kini dengan embel-embel "Ultra" sebagai pembeda.

Pelajaran dari Strategi Nama Galaxy S

Pola penamaan ini mengingatkan pada lini Galaxy S. Samsung sebelumnya memisahkan Galaxy S22 dan S22 Ultra secara jelas — satu ponsel biasa, satu lagi dengan S Pen dan kamera superior. Namun, pada generasi Galaxy S23 dan S24, batas itu mulai kabur. Kini, strategi serupa diterapkan ke lini lipat: satu untuk massa, satu untuk penggemar berat yang menginginkan perangkat paling canggih tanpa kompromi bentuk.

Bagi pengguna Indonesia, pertanyaan besarnya bukan hanya soal harga — yang hampir pasti akan menembus Rp 30 juta untuk varian Ultra — tetapi juga ketersediaan. Samsung biasanya membawa seluruh lini flagship-nya ke pasar lokal, namun varian "Ultra" seringkali datang dalam jumlah terbatas. Belum ada konfirmasi jadwal peluncuran, tapi tradisi Samsung merilis Galaxy Z Fold baru pada Agustus masih menjadi patokan terkuat.

Reporter: Amrizal Halim
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top