Pencarian

ABPEDNAS dan SUCOFINDO Resmikan Sumur Air Bersih di Aceh Besar, 70 Titik Ditargetkan untuk HUT ke-70

Rabu, 03 Juni 2026 • 18:04:25 WIB
ABPEDNAS dan SUCOFINDO Resmikan Sumur Air Bersih di Aceh Besar, 70 Titik Ditargetkan untuk HUT ke-70
Ketua Umum ABPEDNAS Indra Utama meresmikan sumur bor air bersih di Gampong Lambleut, Aceh Besar.

MEDAN — Sumur bor yang dibangun di halaman balai desa itu kini menjadi sumber utama bagi puluhan kepala keluarga di Gampong Lambleut yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau. Peresmian dilakukan langsung oleh Ketua Umum ABPEDNAS Indra Utama bersama jajaran direksi SUCOFINDO dan disaksikan Keuchik Gampong Lambleut.

Proyek ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan kick off pada 10 Mei 2026 lalu. Setelah itu, proses pembangunan berjalan secara bertahap, mulai dari instalasi pompa, pemasangan pipa distribusi, hingga pembangunan bak penampungan. Seluruh pekerjaan rampung dalam waktu kurang dari dua bulan.

Kronologi: Dari Kick Off hingga Serah Terima

Setelah kick off pertengahan Mei, tim teknis langsung melakukan pengeboran di titik yang sudah disurvei bersama perangkat desa. Proses pengeboran memakan waktu sekitar dua pekan hingga menemukan sumber air tanah yang layak. Selanjutnya, instalasi pompa listrik dan pipa distribusi dikerjakan bersamaan dengan pembangunan rumah pompa beton.

Setelah seluruh infrastruktur dinyatakan layak operasi oleh tim teknis SUCOFINDO, sumur tersebut diserahterimakan secara simbolis kepada Keuchik Gampong Lambleut sebagai perwakilan masyarakat. “Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat krusial bagi kesehatan, sanitasi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris dalam sambutannya.

Mengapa Sumur Ini Penting bagi Warga?

Gampong Lambleut selama ini mengandalkan air sungai dan sumur gali dangkal yang kerap kering di musim kemarau. Dengan adanya sumur bor berkapasitas pompa 1,5 inci, warga kini bisa mengakses air bersih setiap hari tanpa harus berjalan jauh. Ketua Umum ABPEDNAS Indra Utama menekankan bahwa pembangunan desa tidak hanya soal infrastruktur fisik, tapi juga jaminan akses terhadap kebutuhan dasar.

“Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” kata Indra Utama yang juga menjabat Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI DKI Jakarta.

Apa Langkah Selanjutnya?

Program ini merupakan bagian dari target 70 sumur air bersih yang akan dibangun SUCOFINDO di berbagai daerah di Indonesia. Komisaris Independen PT SUCOFINDO Mahatma Gandhi menyebut air bersih sebagai kebutuhan dasar yang berdampak langsung pada kesehatan, produktivitas, dan pendidikan masyarakat. “Oleh karena itu, program pembangunan sumur air bersih ini memiliki nilai yang sangat strategis,” ujarnya.

Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS Prof. Dr. Reda Manthovani menambahkan bahwa kolaborasi antara BUMN dan organisasi masyarakat seperti ABPEDNAS perlu terus diperkuat. “Keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari proses pembangunannya, tetapi juga dari bagaimana fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.

Program ini juga mendukung implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan air nasional serta target Sustainable Development Goals (SDGs) tentang akses air bersih dan sanitasi layak. Masyarakat Gampong Lambleut kini diharapkan bisa merawat pompa dan pipa secara swadaya agar fasilitas ini bertahan lama.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks