Ferry Irwandi Terbang ke NTT Bawa Donasi Rp4 Miliar, Fokus Salurkan Bantuan ke Manggarai Timur

Penulis: Said Fauzi  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:15:31 WIB
Ferry Irwandi terbang ke NTT membawa donasi lebih dari Rp4 miliar untuk disalurkan kepada korban gempa.

SUMATERA UTARA — Ferry Irwandi, pegiat sosial yang dikenal melalui akun media sosial @ferryirwandi, memastikan diri terbang ke NTT untuk menyalurkan donasi yang telah dikumpulkan dari para penyumbang. Pengumuman pencapaian donasi tersebut disampaikan melalui media sosial miliknya pada Selasa (18/8).

"Teman-teman per malam ini kita sudah berhasil mengumpulkan donasi lebih dari Rp 4 miliar," kata Ferry dalam unggahannya. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa langsung dana tersebut ke NTT demi meringankan beban warga yang terdampak gempa di Indonesia Timur.

Strategi Penyaluran dan Titik Fokus Pendistribusian

Dalam misi kemanusiaan ini, Ferry tidak bergerak sendiri. Ia menyiapkan sejumlah tim yang akan disebar ke berbagai wilayah di NTT agar bantuan dapat menjangkau korban secara merata.

"Tim sebisa mungkin menyebar ke seluruh daerah di NTT, saya pribadi akan memfokuskan untuk ke daerah Manggarai Timur dan sekitarnya," jelasnya. Pendekatan ini dipilih untuk memastikan distribusi tidak menumpuk di satu titik saja, melainkan menyentuh area terdampak yang mungkin belum terjangkau.

Komitmen Transparansi Laporan Donasi

Menanggapi besarnya dana publik yang dipercayakan kepadanya, Ferry berjanji membuka akses informasi perkembangan penyaluran bagi para donatur. Ia akan melaporkan setiap tahap pendistribusian secara berkala.

"Setiap perkembangan akan disampaikan secara berkala. Arigato mina-san," tutupnya, memberikan sinyal bahwa akuntabilitas menjadi prioritas dalam misi kemanusiaan ini. Langkah ini dinilai penting mengingat publik kerap menyoroti transparansi pengelolaan donasi bencana di Indonesia.

Reporter: Said Fauzi
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top