BPS Tegaskan Desil Bukan Ukuran Kemiskinan Absolut, Ini Penjelasan Lengkapnya

Penulis: Amrizal Halim  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:37:01 WIB
Amalia menegaskan desil merupakan gambaran posisi relatif kesejahteraan, bukan ukuran tunggal kondisi ekonomi keluarga.

SUMATERA UTARA — "Angka desil perlu dipahami sebagai gambaran posisi relatif dalam pemeringkatan kesejahteraan, bukan sebagai ukuran tunggal kondisi ekonomi suatu keluarga," kata Amalia dalam keterangan resminya, Sabtu (22/8/2026).

Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 adalah kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi. Namun, keluarga yang berada di desil yang sama tidak selalu memiliki pendapatan, pengeluaran, maupun kondisi sosial ekonomi yang identik.

Penentuan Desil Tidak Berbasis Satu Indikator

BPS menegaskan penentuan desil tidak didasarkan hanya pada penghasilan, kepemilikan satu jenis barang, daya listrik, atau pekerjaan. Pemeringkatan menggunakan metode statistik Proxy Means Test (PMT) yang mempertimbangkan berbagai karakteristik sosial ekonomi secara bersama-sama.

Indikator yang dipertimbangkan meliputi kondisi perumahan, sumber air minum, bahan bakar dan energi untuk memasak, kepemilikan aset, daya dan konsumsi listrik, komposisi keluarga, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, hingga disabilitas. PMT merupakan pendekatan statistik yang digunakan secara internasional ketika informasi pendapatan atau konsumsi rumah tangga sulit diverifikasi secara lengkap.

"Karena menggunakan kombinasi berbagai karakteristik, satu kondisi atau satu indikator saja tidak dengan sendirinya menentukan posisi desil suatu keluarga," lanjut Amalia.

Desil Bukan Daftar Penerima Program

Amalia menekankan desil berfungsi sebagai alat pemeringkatan yang membantu pemerintah mengenali kelompok masyarakat berdasarkan posisi kesejahteraan relatifnya. Informasi ini menjadi salah satu dasar bagi kementerian/lembaga untuk menentukan sasaran program sesuai tujuan masing-masing.

"Desil bukan daftar penerima suatu program dan penggunaannya selalu perlu dibaca dalam konteks program yang bersangkutan," tegasnya.

Posisi desil juga dapat berubah seiring perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga dan perubahan posisi relatifnya dibandingkan keluarga lain. Perubahan pada satu indikator tidak otomatis mengubah desil karena berbagai karakteristik dipertimbangkan secara bersama-sama.

Cakupan DTSEN dan Mekanisme Pembaruan Data

Per 10 Juli 2026, DTSEN Versi 3 Tahun 2026 mencakup 290,13 juta record individu dan 95,98 juta record keluarga. Cakupan ini terus dimutakhirkan agar data mencerminkan kondisi sosial ekonomi masyarakat terkini.

Masyarakat yang menemukan informasi tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dapat mengajukan pembaruan melalui beberapa kanal resmi:

  • Cek Bansos (cekbansos.kemensos.go.id) atau aplikasinya
  • SIKS-NG melalui operator desa/kelurahan
  • Cek DTSEN (dtsen-form.bps.go.id)

Pengajuan pembaruan tidak berarti posisi desil berubah otomatis. Informasi yang disampaikan akan menjadi bagian dari proses pemutakhiran dan penghitungan kembali, sehingga posisi desil tetap ditentukan berdasarkan data dan metode yang berlaku.

BPS bersama kementerian/lembaga dan pemerintah daerah terus melakukan pemutakhiran DTSEN dengan memanfaatkan data administrasi, hasil sensus dan survei, pemutakhiran oleh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, pengecekan lapangan (ground check), serta pembaruan dari masyarakat.

Reporter: Amrizal Halim
Sumber: finance.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top