MEDAN — Pemerintah Kota (Pemkot) Medan memanfaatkan gelaran Pekan QRIS Nasional (PQN) Medan DigiFest 2026 untuk menunjukkan terobosan terbaru dalam tata kelola keuangan daerah. Sistem bernama QRESTO, yang dikembangkan bersama Bank Indonesia dan PT Bank Sumut, diyakini mampu menutup celah kebocoran pajak restoran secara signifikan.
Acara yang berlangsung hingga Minggu (23/8/2026) ini dibuka langsung oleh Wali Kota Medan Rico Waas bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Didit Widiana. Pembukaan ditandai dengan prosesi penekanan bel secara simbolis di atas panggung utama.
Rico Waas menjelaskan, QRESTO dirancang untuk memberikan kemudahan dan transparansi tinggi dalam pembayaran pajak daerah, khususnya pada sektor pajak restoran. Sistem ini bekerja dengan memisahkan secara otomatis pendapatan murni pengusaha dari kewajiban pajak daerah setiap kali transaksi terjadi.
“Sinergitas yang terjalin erat antara Pemko Medan dan Bank Indonesia Sumatera Utara adalah kunci utama terwujudnya ekosistem digital yang inklusif. Kita berharap seluruh langkah digitalisasi transaksi yang telah dan sedang kita jalankan ini dapat memberikan dampak positif yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat luas, khususnya warga Kota Medan,” ujar Rico dalam sambutannya.
Porsi pajak yang telah terpisah tersebut langsung ditransfer secara real-time ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Mekanisme ini tidak hanya memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha restoran, tetapi juga meminimalisir potensi kebocoran pajak yang selama ini kerap terjadi.
Wali Kota Medan menaruh harapan besar agar inovasi digital dari Medan ini tidak berhenti di tingkat lokal saja. Pemkot menargetkan QRESTO mampu menjadi percontohan nasional dan direplikasi oleh seluruh pemerintah daerah di Indonesia demi mewujudkan kemandirian fiskal berbasis digital secara merata.
Sebagai wujud apresiasi atas kemitraan yang solid, KPw BI Sumatera Utara juga menyerahkan penghargaan khusus kepada Pemkot Medan. Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen serta dukungan penuh dalam menyukseskan seluruh rangkaian agenda Pekan QRIS Nasional yang telah digulirkan sejak 18 Agustus hingga 23 Agustus 2026.
Di luar agenda utama, masyarakat yang hadir juga dapat memanfaatkan Pojok PBB yang dihadirkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan. Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, turut hadir dalam opening ceremony tersebut untuk mendukung rangkaian Medan DigiFest 2026.
Melalui Pojok PBB, warga yang melakukan pembayaran PBB menggunakan QRIS mendapatkan minyak goreng sebagai bentuk apresiasi. Selain itu, selama gelaran berlangsung, masyarakat juga dapat memanfaatkan program penghapusan denda PBB sebagai kesempatan untuk menyelesaikan kewajiban pajaknya dengan lebih mudah dan tanpa beban denda.