MEDAN — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan memastikan diri sebagai yang terbaik di antara puluhan perangkat daerah lainnya. Berdasarkan akumulasi nilai dari seluruh cabang perlombaan, instansi yang membawahi sekolah-sekolah negeri di ibu kota Provinsi Sumatera Utara itu berhasil mengumpulkan poin tertinggi dan dinobatkan sebagai juara umum.
Kegiatan yang digelar selama dua hari, 22-23 Agustus 2026, ini tidak hanya menjadi ajang adu keterampilan, tetapi juga momentum untuk mempererat kebersamaan antarajang pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan.
Panitia menyiapkan 15 cabang perlombaan yang menguji kekompakan, kreativitas, dan ketangkasan para aparatur sipil negara (ASN). Beberapa di antaranya bahkan mengusung konsep gembira yang jarang ditemui dalam lomba kantoran pada umumnya.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Medan, HM Sofyan, menegaskan bahwa gelaran ini merupakan arahan langsung dari Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Seluruh rangkaian lomba dirumuskan melalui rapat dan diskusi bersama sejumlah perangkat daerah, dengan melibatkan Korpri Kota Medan sebagai pelaksana.
"Sesuai arahan Bapak Wali Kota, kegiatan ini kami laksanakan secara serentak di lingkup Pemerintah Kota Medan antarperangkat daerah," ujar Sofyan yang juga bertindak sebagai koordinator pelaksanaan kegiatan.
Menurut Sofyan, kegiatan ini tidak sekadar mencari pemenang. Justru nilai utama yang ingin dibangun adalah sinergi antara pimpinan dan staf di lingkungan birokrasi. "Kebersamaan itu nilainya sangat tinggi. Alhamdulillah, hal tersebut berhasil kita capai bersama," ungkapnya.
Rangkaian acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah kepada para juara di masing-masing cabang. Seluruh hasil kegiatan telah dilaporkan kepada Sekretaris Daerah Kota Medan sebagai bentuk transparansi penyelenggaraan.
Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI diharapkan meninggalkan kesan yang lebih dari sekadar kemeriahan perayaan HUT ke-81 RI. Pemko Medan berharap semangat solidaritas yang terbangun di Taman Cadika dapat terbawa ke ruang kerja, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.