10 Gubernur se-Sumatera Teken Kesepahaman Pembangunan Terpadu di Medan, Mendagri Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution

Penulis: Zulfahmi Rasyid  •  Kamis, 10 September 2026 | 06:31:31 WIB
Sepuluh gubernur se-Sumatera menandatangani kesepahaman pembangunan terpadu di Medan, Rabu (9/9/2026).

MEDAN — Sebanyak 10 gubernur se-Pulau Sumatera sepakat membangun sinergitas antar-daerah melalui penandatanganan kesepahaman bersama yang berlangsung di Hotel JW Marriott, Medan, Rabu (9/9/2026). Momen ini bertepatan dengan rangkaian kegiatan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) yang digelar di ibu kota Provinsi Sumatera Utara.

Inisiatif pertemuan ini digagas langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Dalam forum tersebut, Bobby tidak hanya bertindak sebagai tuan rumah, tetapi juga akan memoderatori pertemuan setingkat gubernur dari tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Apa Isi Kesepahaman yang Diteken 10 Gubernur?

Kesepahaman yang ditandatangani mencakup tiga pilar utama: rencana pembangunan, sinergitas program, dan kerja sama antar-daerah. Para gubernur juga berbagi ide mengenai langkah konkret memajukan Pulau Sumatera secara kolektif.

“Tadi kita mendengar masukan dari rekan-rekan gubernur, ide-ide di antaranya untuk saling bekerja sama antarprovinsi, kabupaten, kota, karena masing-masing memiliki keunggulan-keunggulan yang bisa saling mengisi,” kata Tito usai memimpin rapat koordinasi gubernur se-Sumatera.

Dukungan Pemerintah Pusat untuk Konsep Pembangunan Terpadu

Mendagri menyatakan pemerintah pusat menyambut positif langkah para kepala daerah ini. Salah satu gagasan yang mengemuka adalah membentuk kawasan pembangunan terintegrasi khusus untuk region Sumatera.

“Nggak masalah, nanti dalam rangka untuk konsep besar ya, tentang konektivitas, pembangunan ekonomi, tentang pembangunan di bidang misalnya pangan, energi, dan lain-lain. Tentu pemerintah pusat mendukung konsep-konsep yang positif dalam kerangka NKRI,” ujar Tito.

Potensi 22 Persen Populasi Indonesia di Pulau Sumatera

Tito menyebut Sumatera menyimpan potensi besar dari sisi sumber daya alam maupun manusianya. Sebanyak 22 persen populasi Indonesia berada di pulau ini.

Posisi geostrategis Sumatera yang diapit Samudra Hindia dan Selat Malaka dinilai menjadi modal utama. Termasuk gugusan kepulauan di sisi barat yang berpotensi menjadikan pelabuhan-pelabuhan setempat sebagai hub perdagangan yang terhubung ke Asia, Eropa, hingga Afrika.

“Kalau bisa dimanfaatkan dan dimaksimalkan, Sumatera ini di samping bermanfaat bagi Sumatera sendiri, juga akan mendorong pertumbuhan daerah dan memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional,” pungkas Tito.

Langkah Bobby Nasution mengumpulkan para gubernur ini menjadi pembeda dibanding forum-forum regional sebelumnya yang biasanya hanya dihadiri perwakilan pemerintah pusat. Keterlibatan langsung kepala daerah diharapkan mempercepat eksekusi program lintas provinsi di lapangan.

Reporter: Zulfahmi Rasyid
Sumber: aktualonline.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top