PEMATANGSIANTAR — Kabid Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Sumut, Zulkifli Bintang, menyebut Pematangsiantar menjadi salah satu daerah yang dipilih Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai lokasi pembentukan Bapas baru di wilayah Sumut. Pemilihan ini menempatkan Kota Sapangambei Manoktok Hitei sebagai bagian dari perluasan layanan pemasyarakatan di provinsi tersebut.
Zulkifli menyampaikan hal itu dalam audiensi bersama jajaran Pemko Pematangsiantar di Ruang Rapat Asisten Setdako, Balai Kota. Ia berharap pembentukan Bapas baru mendapat dukungan dari pemerintah daerah setempat.
"Oleh karena itu, diharapkan dukungan pembentukan Bapas baru," ucap Zulkifli.
Zulkifli menjelaskan, dukungan dan sinergi Pemko Pematangsiantar dibutuhkan terutama untuk urusan administratif. Koordinasi lintas perangkat daerah juga diperlukan agar tugas dan fungsi Bapas bisa berjalan maksimal.
Menurutnya, kehadiran Bapas di Pematangsiantar bertujuan mendekatkan layanan kepada masyarakat. Proses pendampingan warga binaan dan klien pemasyarakatan diharapkan berjalan lebih efektif dan efisien.
"Dengan adanya Bapas di Pematangsiantar diharapkan proses pendampingan warga binaan dan klien pemasyarakatan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan mendekatkan layanan kepada masyarakat," tuturnya.
Sekda Kota Pematangsiantar Junaedi A Sitanggang menyambut baik kedatangan rombongan Kanwil Ditjenpas Sumut. Ia menegaskan Pemko Pematangsiantar mendukung penuh rencana pembentukan Bapas di wilayahnya.
"Tentunya kami sangat menyambut baik dan mendukung penuh atas pembentukan Bapas," kata Junaedi.
Junaedi juga menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi untuk memperkuat kerja sama antara Pemko Pematangsiantar dan Kanwil Ditjenpas Sumut. Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif.
Pertemuan ditutup dengan kesepahaman untuk menindaklanjuti pembahasan melalui koordinasi teknis antar-instansi. Forum itu sendiri menjadi wadah koordinasi dan sinkronisasi kebijakan di bidang pemasyarakatan.
Pembentukan Bapas baru di Pematangsiantar merupakan bagian dari upaya peningkatan layanan pemasyarakatan, khususnya dalam pembimbingan dan pengawasan klien pemasyarakatan. Belum ada keterangan resmi mengenai jadwal operasional maupun lokasi kantor Bapas yang akan dibentuk.