SUMATERA UTARA — Timnas Indonesia memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghancurkan Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026) malam. Kemenangan dramatis ini membawa Garuda unggul produktivitas gol 11-9 atas Malaysia yang juga mengumpulkan tujuh poin dan selisih gol +9 di klasemen akhir Grup A.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan skuad John Herdman melaju ke partai puncak. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan seluruh bangsa Indonesia yang terus mendoakan perjuangan Mitchell Baker dan kawan-kawan sepanjang turnamen.
"Allah Subhanahu wa ta'ala bersama Indonesia. Tuhan bersama kita semua," ujar Erick Thohir dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/10/2026).
"Saya rasa media lebih mengerti bagaimana perasaan bangsa Indonesia saat ini," imbuhnya.
Indonesia sebenarnya tidak berada di jalur mudah sejak awal. Tim asuhan John Herdman wajib mengejar ketertinggalan selisih gol dari Malaysia yang pada laga paralel di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, menang 6-0 atas Singapura.
Mitchell Baker membuka keran gol Timnas pada menit ke-11. Sembilan menit berselang, Baker mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Bangladesh.
Rizky Ridho menambah keunggulan lewat tendangan menyambar bola liar di kotak penalti pada menit ke-32. Bangladesh sempat membalas melalui tandukan Shahriar Emon empat menit berselang, memanfaatkan bola muntah untuk menjebol gawang Emil Audero.
Baker kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-38 dan 42. Justin Hubner menutup babak pertama dengan tandukan di waktu tambahan, membawa Indonesia unggul 6-1.
Tekanan pertandingan meningkat di babak kedua. Kevin Diks dan kawan-kawan kesulitan menambah angka setelah beberapa tembakan berhasil dipatahkan kiper Bangladesh, Hasan Srabon, dengan penyelamatan cemerlang.
Gol Ole Romeny di menit ke-84 bahkan dianulir wasit karena offside. Luke Vickery akhirnya menambah gol pada menit ke-90 setelah memaksimalkan umpan Romeny.
Indonesia yang masih membutuhkan satu gol untuk menjaga peluang ke final justru kebobolan. Faarhan Ali Wahid membuat Garuda kembali tertinggal dua gol dari Malaysia ketika pertandingan mendekati akhir.
Dua gol tercipta di dua menit terakhir waktu tambahan. Kevin Diks mencetak gol lewat tandukan, disusul gol kelima Mitchell Baker yang memastikan Indonesia lolos ke final.
Tim peringkat pertama masing-masing grup akan langsung beradu di partai final yang berlangsung Senin (5/10) mendatang. Indonesia akan menghadapi Thailand, sementara peringkat kedua setiap grup bertanding dalam laga perebutan peringkat ketiga.
Bagi Indonesia, laga melawan Thailand menjadi kesempatan membalas sejumlah hasil kurang memuaskan di pertemuan sebelumnya. Skuad John Herdman kini memiliki modal kepercayaan diri tinggi setelah mencetak sembilan gol dalam satu pertandingan, meski harus membenahi lini belakang yang kebobolan dua kali.