Pencarian

Satgas Pangan Polda Sumut dan Bapanas RI Sidak Pusat Pasar Medan

Jumat, 06 Februari 2026 • 11:54:02 WIB
Satgas Pangan Polda Sumut dan Bapanas RI Sidak Pusat Pasar Medan
Satgas Pangan Polda Sumut dan Bapanas RI melakukan sidak di Pusat Pasar Medan untuk pantau harga dan stok bahan pokok.

Medan - Satgas Pangan Polda Sumatera Utara bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pusat Pasar Medan, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan stok serta stabilitas harga bahan pokok dan barang penting (bapokting) tetap terjaga.

Sidak berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai dan dipimpin Kasubdit I/Indag Ditreskrimsus Polda Sumut AKBP Budi Prasetyo, SH., SIK., MH., M.Han. Kegiatan tersebut turut diikuti Direktur Ketersediaan Pangan Bapanas RI Indra Wijayanto, Wapimwil Bulog Sumut Erwin Budiana, pimpinan Bulog Cabang Medan, Tim Saber Kota Medan, serta jajaran dinas terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kota Medan.

Tim menyasar langsung toko sembako dan pedagang di Pusat Pasar Medan untuk mengecek harga dan ketersediaan komoditas strategis, antara lain beras, gula, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur, cabai, dan bawang. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan harga tetap sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Dari hasil pengecekan, harga beras SPHP terpantau berada di kisaran Rp15.400 per kilogram, sementara Minyakita dijual sekitar Rp15.700 per liter. Stok beras SPHP dan Minyakita dinyatakan mencukupi dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Komoditas lain seperti gula, telur, cabai, dan bawang juga masih dijual sesuai HET yang ditetapkan pemerintah.

Selain memantau harga dan ketersediaan, Tim Keamanan Pangan melakukan pengujian kualitas bahan pangan menggunakan mobil laboratorium keliling milik Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Sumatera Utara. Pengujian dilakukan terhadap daging sapi, daging ayam, tomat, dan cabai merah untuk mendeteksi kandungan formalin dan residu pestisida.

Hasil pengujian menunjukkan seluruh komoditas yang diperiksa tidak mengandung bahan berbahaya dan dinyatakan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

AKBP Budi Prasetyo menyampaikan bahwa sidak ini merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin stabilitas harga, ketersediaan, serta keamanan pangan di pasaran. Ia menegaskan, sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan di Sumatera Utara.

“Dari hasil pengecekan hari ini, tidak ditemukan pelanggaran harga maupun keamanan pangan. Pemantauan akan terus dilakukan secara berkala agar masyarakat merasa aman dan terlindungi,” ujarnya.

Ke depan, Satgas Pangan Polda Sumut bersama Dinas Ketahanan Pangan dan instansi terkait akan terus meningkatkan pengawasan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapokting, terutama menjelang periode yang berpotensi meningkatkan kebutuhan masyarakat.

Bagikan
Sumber: tribratanews

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks