Pencarian

Wamendikdasmen: TKA di Medan Asah Literasi dan Integritas Siswa

Jumat, 01 Mei 2026 • 16:44:43 WIB
Wamendikdasmen: TKA di Medan Asah Literasi dan Integritas Siswa
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah meninjau pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik di SD Negeri 060864 Medan.

Medan - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengunjungi UPT SD Negeri 060864 Kota Medan untuk meninjau pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang pendidikan SD. Pada kunjungan Kamis lalu, Fajar menekankan bahwa TKA memiliki fungsi ganda—tidak hanya mengukur kompetensi akademik, tetapi juga mengembangkan literasi dan integritas peserta didik.

Desain Soal Melatih Literasi Sejak Dini

Fajar mengamati perubahan signifikan dalam desain pertanyaan TKA yang menggunakan narasi lebih panjang, memaksa siswa membaca dengan lebih cermat. "Mereka para murid merasakan perbedaan desain pertanyaan TKA yang menggunakan cerita lumayan panjang, sehingga harus membaca lebih hati-hati. Ini artinya kita sedang melatih kemampuan literasi murid-murid kita," ujarnya.

Strategi ini sejalan dengan upaya kementerian untuk menumbuhkan budaya literasi sejak pendidikan dasar. Fajar mendorong siswa untuk membiasakan diri membaca dengan rutinitas sederhana namun konsisten. "Saya mendorong mereka untuk merutinkan membaca buku, mulai dari satu halaman sehari agar kemampuan literasi menjadi kebiasaan sehari-hari," tambahnya.

Integritas dalam Penyelenggaraan Tes

Selain aspek literasi, Wamendikdasmen juga menghargai komitmen pihak sekolah terhadap menjaga kerahasiaan soal TKA. Dalam dialog dengan warga sekolah, Fajar mengetahui persiapan panjang yang telah dilakukan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan tes. Apresiasi diberikan kepada integritas yang ditunjukkan oleh semua pihak terlibat, termasuk proktor dan pengawas.

Menurut Fajar, kehadiran proktor dan pengawas memiliki peran strategis dalam membangun nilai integritas sejak dini pada siswa. "Keberadaan proktor dan pengawas juga memiliki andil dalam membangun integritas sejak dini," katanya, menekankan bahwa pembelajaran integritas bukan hanya tanggung jawab guru di ruang kelas, tetapi juga melalui contoh nyata dalam penyelenggaraan evaluasi akademik.

Respons Warga Sekolah

Kunjungan ke beberapa sekolah di Kota Medan memberikan gambaran langsung tentang tingkat kesiapan dan respons peserta didik terhadap inovasi TKA. Warga sekolah menceritakan persiapan ekstensif mereka dalam menyukseskan pelaksanaan tes, mulai dari sosialisasi kepada siswa hingga koordinasi dengan pihak pengawas.

Momentum ini menjadi kesempatan bagi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk menegaskan bahwa evaluasi akademik bukan hanya instrumen pengukuran, melainkan alat strategis dalam membentuk karakter dan kemampuan dasar siswa Indonesia. Dengan pendekatan holistik tersebut, harapannya siswa dapat berkembang tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam hal literasi dan integritas sebagai fondasi kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Bagikan
Sumber: mataram.antaranews.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks