Pencarian

Deputi Kemenkop Paparkan KMP Tekan Kemiskinan di UMSU Medan

Jumat, 01 Mei 2026 • 17:36:49 WIB
Deputi Kemenkop Paparkan KMP Tekan Kemiskinan di UMSU Medan
Panel Barus paparkan peran Koperasi Merah Putih tekan kemiskinan desa di kuliah umum UMSU Medan.

Medan — Panel Barus, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi RI, menekankan pentingnya peran koperasi dalam mendorong kesejahteraan masyarakat desa. Dalam kuliah umum bertajuk "Membangun Koperasi, Membangun Desa Makmur Bebas dari Kemiskinan" di Auditorium Kampus Jalan Muchtar Basri Medan, ia menyoroti bahwa tingginya angka kemiskinan desa masih menjadi tantangan utama bagi Indonesia untuk mencapai status negara maju pada 2045.

Kemiskinan Desa, Hambatan Utama Indonesia Emas

Panel Barus menjelaskan visi besar Indonesia menuju status negara maju dengan ekonomi lima besar dunia pada tahun 2045. Namun, ia menegaskan bahwa target ini hanya dapat tercapai jika angka kemiskinan ditekan hingga di bawah satu persen, khususnya di wilayah perdesaan.

"Salah satu penghambat Indonesia Emas adalah masih tingginya angka kemiskinan di desa. Jika angka kemiskinan tidak bisa ditekan hingga di bawah satu persen, maka mimpi itu sulit digapai," ujar Deputi tersebut. Ia mengidentifikasi tiga faktor utama penyebab kemiskinan desa, yakni tingginya beban biaya hidup yang dipicu oleh mahalnya distribusi dan logistik.

Koperasi Merah Putih Sebagai Solusi Strategis

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah melalui program strategis nasional mendorong pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP) di desa. Panel Barus merinci tiga fungsi utama yang harus dijalankan KMP: menyediakan toko sembako dengan harga terjangkau, menyelenggarakan layanan simpan pinjam dengan bunga ringan guna mencegah masyarakat terjerat rentenir, serta menguatkan sistem gudang dan transportasi distribusi.

Kuliah umum ini menjadi ruang diskusi strategis yang melibatkan civitas akademika UMSU, termasuk para alumni, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara, dan mahasiswa lintas fakultas. Acara dibuka oleh Ketua Badan Pembina Harian UMSU Prof. Dr. Agussani, Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, dan Wakil Rektor III Dr. Rudianto.

Komitmen UMSU Dukung Program Pemberdayaan Desa

Rektor UMSU menyampaikan komitmen kampus dalam mendukung program Astacita Presiden, termasuk inisiatif pembangunan koperasi. Civitas akademika UMSU menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program pemberdayaan desa tersebut, dan pihak kampus mendorong alumni untuk berperan aktif dalam implementasinya.

Pada kesempatan yang sama, Panel Barus bersama anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Defri Noval Pasaribu meninjau progres pembangunan Kampus Terpadu UMSU di Desa Saintus, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Pembangunan mencakup auditorium berkapasitas 7.000 orang dan sport hall dengan kapasitas 2.500 orang, yang nantinya akan menjadi arena Muktamar Muhammadiyah tahun 2027. Deputi tersebut mengapresiasi transformasi UMSU sebagai lembaga pendidikan tinggi yang terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks