GUNUNGSITOLI — Personel gabungan dari Yonzipur I/DD, Yonif TP 903/Bulu Seda, dan Babinsa Koramil 01/GS Kodim 0213/Nias tengah bekerja di lapangan pada Minggu (17/5/2026). Fokus utama mereka saat ini adalah pemasangan dinding batako dan pengecoran lantai dasar rumah.
Material yang digunakan berupa semen, pasir, dan batu kali berkualitas tinggi. Program ini merupakan bagian dari Satgas Karya Bakti TNI Skala Besar Tahun 2026 yang menyasar wilayah Kepulauan Nias.
Misi Kesejahteraan di Wilayah Kepulauan
Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat melalui karya bakti ini bukan sekadar pembangunan fisik. “Program RTLH ini adalah komitmen mutlak TNI AD untuk menaikkan taraf kesejahteraan hidup masyarakat. Kami tidak ingin ada warga yang merasa berjalan sendiri,” ujarnya.
Menurut Kolonel Sandy, program ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah dalam menjamin hak masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak huni. Akselerasi pembangunan fisik ini juga menjadi upaya mengikis ketimpangan infrastruktur di wilayah kepulauan dan terpencil.
Rumah Layak Huni sebagai Benteng Pertama
Pembangunan rumah bagi Wiramaranata Lase di Desa Onozitoli Tabalo, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, dikerjakan secara gotong royong. Personel TNI bekerja bersama warga setempat untuk memastikan setiap tahap pengerjaan berjalan sesuai target.
Pihak Kodam I/BB menyebutkan bahwa program renovasi RTLH ini hadir sebagai manifestasi konkret dari perhatian pemerintah. “Melalui berbagai program sosial dan pembangunan sektoral, Kodam I/BB akan selalu hadir memberikan solusi nyata di lapangan,” tambah Kolonel Sandy.
Target Percepatan Pembangunan
Dengan progres yang telah mencapai seperempat dari total keseluruhan, personel di lapangan terus mengebut penyelesaian tahap-tahap krusial. Pemasangan dinding batako dan pengecoran lantai menjadi prioritas agar struktur rumah segera kokoh sebelum masuk ke tahap penyelesaian atap dan finishing.
Program Karya Bakti TNI Skala Besar ini dijadwalkan berlangsung sepanjang tahun 2026. Kodam I/Bukit Barisan menargetkan lebih banyak rumah tidak layak huni di Kepulauan Nias yang akan direnovasi secara bertahap.