MEDAN — Rumah Sakit Adam Malik di Medan, Sumatera Utara, memperkenalkan prosedur terbaru untuk menangani mioma uteri (fibroid) dan adenomyosis. Teknologi microwave ablation memungkinkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) mengatasi kedua penyakit tersebut tanpa pembedahan besar.
Dokter spesialis obgyn RS Adam Malik, Hanudse Hartono, mengatakan prosedur ini merupakan alternatif bagi pasien yang ingin mempertahankan rahimnya. Selama ini, penanganan mioma dan adenomyosis kerap berujung pada operasi pengangkatan tumor atau histerektomi.
Apa Itu Mioma Uteri dan Adenomyosis?
Mioma uteri adalah tumor jinak yang tumbuh di dinding rahim. Penyakit ini bisa menyebabkan gangguan haid berat, nyeri panggul, hingga masalah kesuburan. Namun, sebagian besar penderita tidak menunjukkan gejala sama sekali.
Adenomyosis memiliki kemiripan dengan mioma. Pada kondisi ini, jaringan yang melapisi rahim tumbuh ke dalam dinding otot rahim, menyebabkan rahim menebal dan membesar. Akibatnya, penderita kerap merasakan nyeri saat haid dan perdarahan berlebih.
Cara Kerja Microwave Ablation: Jarum Kecil, Efek Besar
Prosedur ini termasuk invasif minimal. Dokter memasukkan jarum kecil ke dalam tumor dengan panduan ultrasonografi (USG) melalui dinding perut atau transvaginal. Gelombang mikro kemudian dialirkan melalui jarum untuk memanaskan dan menghancurkan jaringan mioma.
"Energi gelombang mikro digunakan untuk memanaskan dan menghancurkan mioma uteri, sehingga menyusut dan meredakan gejalanya," jelas Hanudse di Medan, Senin.
Keunggulan Dibanding Operasi Pengangkatan Rahim
Metode ini menawarkan waktu pemulihan lebih singkat. Pasien tidak perlu menjalani rawat inap lama seperti pada operasi konvensional. Selain itu, rahim tetap bisa dipertahankan, sehingga fungsi reproduksi tidak terganggu.
Hanudse berharap prosedur ini dapat mengurangi gejala penyakit secara signifikan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. "Pasien mioma kini dapat ditangani tanpa harus menjalani operasi pengangkatan rahim, sehingga bisa sembuh lebih cepat," ujarnya.
Apakah Semua Pasien Bisa Menjalani Prosedur Ini?
Microwave ablation tidak selalu cocok untuk semua kasus. Dokter akan mengevaluasi ukuran, jumlah, dan lokasi mioma sebelum menentukan tindakan. Prosedur ini direkomendasikan untuk pasien yang ingin mempertahankan kesuburan atau menghindari operasi besar.
RS Adam Malik menjadi salah satu rumah sakit rujukan di Sumatera Utara yang menyediakan teknologi ini. Kehadirannya diharapkan memperluas akses pasien terhadap penanganan mioma yang lebih modern dan minim risiko.