MEDAN — Meski hujan deras mengguyur sebagian besar wilayah Kota Medan sejak Senin malam, BPBD setempat memastikan tidak ada genangan atau banjir yang merendam permukiman warga. Kondisi ini berbeda dengan sejumlah titik di kota itu yang kerap menjadi langganan banjir saat musim hujan tiba.
"Hujannya sebagian, tidak merata. Alhamdulillah tidak terdampak," ujar Kepala BPBD Medan Yunita di Medan, Selasa (19/9).
Debit Lima Sungai di Medan Masih Aman
Pihak BPBD Kota Medan mencatat seluruh Daerah Aliran Sungai (DAS) yang menjadi indikator utama potensi banjir di kota ini berada dalam kondisi normal. Kelima sungai tersebut adalah Sungai Deli, Sungai Babura, Sungai Sei Kambing, Sungai Denai, dan Sungai Sunggal.
Empat sungai pertama dilaporkan memiliki air berkeruh dan cuaca cerah berawan. Sementara Sungai Sunggal tercatat normal dengan warna air kecokelatan. Tidak ada kenaikan debit air yang signifikan pada seluruh titik pantau.
Personel dan Peralatan Tetap Disiagakan
Meskipun situasi terkendali, BPBD Kota Medan tidak mengurangi kewaspadaan. Yunita menyebut pihaknya terus melakukan pemantauan secara berkala dan menyiagakan sejumlah personel serta peralatan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.
"Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap siaga apabila terjadi kenaikan debit air secara tiba-tiba," ujarnya.
Edukasi Warga dan Koordinasi dengan Pemangku Kebijakan
Pemerintah Kota Medan gencar memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dini. Warga diminta memantau perkembangan cuaca secara berkala dan segera berkoordinasi dengan pemangku kebijakan terkait, khususnya BPBD, jika terjadi bencana alam seperti banjir, longsor, maupun bencana hidrometeorologi lainnya.
BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sumut Sepekan ke Depan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mengeluarkan peringatan dini. Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan Nensy Nindy, Senin (18/9), menyebutkan dalam sepekan ke depan sejumlah wilayah di Sumatera Utara masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Kondisi atmosfer yang cukup labil dan MJO aktif di Samudera Hindia, serta adanya gangguan siklonik di Samudera Hindia barat Sumatra, membentuk belokan dan daerah pertemuan angin konvergensi di sepanjang pantai barat hingga pegunungan Sumatera Utara.
BMKG meminta kewaspadaan ekstra terhadap potensi hujan sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang. Wilayah yang perlu diwaspadai meliputi Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Kota Binjai, Kota Medan, Kota Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Asahan, Batubara, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu, Simalungun, Pematangsiantar, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, serta sejumlah daerah lainnya di Sumut.