SUMATERA UTARA — Dalam laporan yang dirilis BBC Sport, Deeney menyusun tim ini berdasarkan performa konsisten sepanjang musim, bukan sekadar statistik mentah. Pilihannya memicu perdebatan karena beberapa nama mengejutkan justru lebih diutamakan ketimbang bintang-bintang mapan.
Empat Arsenal Jadi Tulang Punggung, Termasuk Kiper David Raya
David Raya dinobatkan sebagai kiper terbaik setelah memenangkan Sarung Tangan Emas untuk ketiga kalinya berturut-turut. Deeney menyebut penyelamatan Raya saat melawan West Ham sebagai momen yang "memenangkan gelar juara" bagi Arsenal.
"Tiga musim beruntun ia memenangkan Golden Glove. Ia bagian besar dari kesuksesan Arsenal memenangi liga. Gila rasanya ia bukan kiper utama Spanyol," ujar Deeney dalam BBC Sport.
Duo bek Saliba dan Gabriel juga dianggap monumental. Deeney memuji kecerdasan Saliba yang jarang terlihat keluar posisi, sementara Gabriel dinilai produktif dari situasi bola mati dengan gol dan assist yang ia sumbangkan.
Kejutan dari Brentford: Kayode dan Igor Thiago
Dua pemain Brentford justru masuk dalam daftar Deeney. Bek kanan Michael Kayode, 21 tahun, disebut mampu mengunci penyerang lawan sekaligus memberikan ancaman lewat lemparan ke dalam panjangnya. Sementara itu, Igor Thiago menjadi sorotan utama setelah mencetak 22 gol Premier League—rekor sebagai pemain Brasil pertama yang mencetak lebih dari 20 gol dalam semusim di kompetisi ini.
Nico O'Reilly Jadi Pemain Terbaik Versi Deeney
Gelandang Manchester City, Nico O'Reilly, justru dipilih sebagai pemain terbaik musim ini oleh Deeney. Ia dinilai luar biasa karena tampil apik di dua posisi berbeda dan menjadi "cahaya harapan" bagi City di masa depan, terlepas dari siapa pelatih yang akan menggantikan Pep Guardiola nanti.
Declan Rice juga mendapat pujian tertinggi. Deeney bahkan menyebut Rice berada dalam jalur menuju Ballon d'Or jika Arsenal mampu memenangkan Liga Champions dan Inggris melaju jauh di Piala Dunia.
Bruno Fernandes dan Szoboszlai: Andalan Klub Besar yang Terpuruk
Bruno Fernandes dari Manchester United tetap dianggap tak tergantikan. Dengan 21 assist musim ini, ia memecahkan rekor dan disebut sebagai alasan utama Setan Merah kembali ke Liga Champions. "Sudah kami katakan selama beberapa musim terakhir: di mana Manchester United tanpa dia?" tanya Deeney.
Dominik Szoboszlai dari Liverpool juga masuk meskipun musim The Reds kurang gemilang. Deeney menilai kontribusi gol dan assist sang gelandang Hungaria tidak mencerminkan perannya yang vital di berbagai posisi.
Jarrod Bowen: 20 Kontribusi Gol Meski West Ham Terdegradasi
Satu nama paling tragis sekaligus mengesankan adalah Jarrod Bowen. Pemain West Ham ini mencatatkan 20 gol dan assist di Premier League, sebuah angka yang disebut Deeney "menakutkan" untuk tim yang justru terdegradasi.
Antoine Semenyo dari Manchester City melengkapi skuad setelah menjadi percikan api yang menjaga City dalam perburuan gelar sejak didatangkan dari Bournemouth pada Januari lalu.
Deeney juga memuji Mikel Arteta sebagai manajer terbaik musim ini. "Ia membawa Arsenal dari ambang bahan tertawaan menjadi tim yang berpotensi mendominasi tiga-empat tahun ke depan," pungkasnya.