MANDALING NATAL — Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Rutan Kelas IIB Natal saat peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026. Seluruh pegawai dan warga binaan mengikuti rangkaian upacara dari awal hingga akhir, mulai dari pengibaran bendera, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, hingga doa bersama.
Pembacaan Catur Dharma Narapidana Jadi Puncak Upacara
Puncak momen terjadi saat perwakilan narapidana maju ke mimbar membacakan Catur Dharma Narapidana. Ikrar itu kemudian diikuti secara serentak oleh seluruh warga binaan yang hadir. "Peringatan Hari Lahir Pancasila ini menjadi momentum bagi kami, baik petugas maupun warga binaan, untuk meneguhkan kembali pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di dalam rutan," ujar Sinarta Tarigan, S.H., M.H. usai upacara.
Pesan Kepala Rutan: Pancasila Jadi Pedoman Pembinaan
Dalam amanat yang dibacakan Sinarta, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI menyampaikan pesan agar nilai-nilai Pancasila terus diinternalisasi dalam setiap pelaksanaan tugas dan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. Sinarta berharap kegiatan ini bisa memperkuat semangat Pancasila sebagai pedoman dalam pembinaan kemandirian warga binaan.
Upacara berjalan tertib dari awal hingga akhir. Rangkaian kegiatan meliputi pengibaran bendera merah putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, dan doa bersama yang dipimpin petugas rutan.