SUMATERA UTARA — Pertandingan sengit tersaji di babak 32 besar. Alwi yang tampil di hadapan publik sendiri harus bekerja keras untuk meredam perlawanan Lakhsya Sen yang beberapa kali memberikan tekanan. Namun, Alwi menegaskan bahwa intensitas tinggi dalam laga itu murni kebutuhan taktik, bukan karena terpancing emosi.
Alwi: Saya Tidak Sengaja, No Hard Feeling
"Saya rasa saya tadi enggak terpancing emosi juga sih Mas, tapi memang kebutuhan dan pola mainnya. Dan tadi kebetulan setelah dia smes saya. Saya ada mendapat kesempatan, ya saya tidak sengaja dan no hard feeling lah," ujar Alwi dalam keterangan resmi setelah pertandingan.
Pernyataan ini merespons momen krusial di gim pertama saat pukulan keras Alwi mengenai tubuh Lakhsya Sen. Menurut Alwi, insiden tersebut murni bagian dari permainan cepat dan tidak ada unsur kesengajaan untuk memprovokasi lawan.
Bicara dengan Alam Bawah Sadar Sebelum Laga
Menariknya, Alwi mengaku melakukan pendekatan mental unik sebelum laga. Ia berkomunikasi dengan pelatih Indra Wijaya untuk membangun kepercayaan diri melalui afirmasi bawah sadar.
"Bicara [dengan pelatih Indra Wijaya] ya saya enggak bisa spill-spill banyak, cuma yang pastinya saya harus sadar betul bahwa saya lebih kuat, saya lebih siap, dan saya ingin memenangkan pertandingan," kata Alwi.
"Saya mencoba mem-push diri saya dan saya menekankan kepada Koh Indra, 'Saya, saya lebih kuat', gitu. Jadi mungkin secara alam bawah sadar juga membuat saya semakin kuat. Alhamdulillahnya itu semua berjalan lancar," ucapnya menambahkan.
Dramatis di Gim Pertama, Dominan di Gim Kedua
Jalannya pertandingan membuktikan ketangguhan mental Alwi. Di gim pertama, ia sempat unggul 11-9 saat interval. Namun Lakhsya Sen mampu menyamakan skor menjadi 18-18 setelah pengembalian Alwi keluar lapangan. Alwi akhirnya merebut game point lewat smes keras dan menutup gim dengan skor 21-19 setelah netting Lakhsya Sen gagal melewati net.
Gim kedua berjalan tak kalah ketat. Kedua pemain bergantian memimpin hingga Alwi mampu membuat selisih tiga poin di angka 10-7. Keunggulan 11-8 saat interval cukup membuatnya tenang. Lakhsya Sen sempat mendekat di angka 16-17, tetapi Alwi kembali menjauh lewat dua angka tambahan. Smes keras Alwi pada match point memastikan kemenangan 21-16.
Dengan hasil ini, Alwi Farhan melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi lawan yang lebih berat. Konsistensi permainan dan ketenangan mental menjadi modal utama untuk melangkah lebih jauh di turnamen BWF Super 1000 ini.