Pencarian

JMSI Medan Kritik Kinerja PLN UID Sumut: Pemadaman Listrik 24 Jam dan Lampu Stadion Mati Saat AFF U-19

Sabtu, 06 Juni 2026 • 21:58:01 WIB
JMSI Medan Kritik Kinerja PLN UID Sumut: Pemadaman Listrik 24 Jam dan Lampu Stadion Mati Saat AFF U-19
JMSI Medan menyoroti pemadaman listrik bergilir hingga 24 jam di Kota Medan akibat cuaca buruk.

MEDAN — Pemadaman listrik yang terjadi secara bergilir di Kota Medan sejak beberapa hari terakhir menuai protes dari berbagai elemen masyarakat. Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kota Medan menilai PT PLN (Persero) UID Sumatera Utara tidak siap menghadapi kondisi cuaca buruk yang melanda wilayah tersebut.

Ketua JMSI Medan, Erie Prasetyo, menyebut pemadaman yang berlangsung antara empat hingga delapan jam, bahkan ada wilayah yang padam hampir 24 jam, menunjukkan lemahnya sistem deteksi dini dan pemeliharaan infrastruktur PLN.

Kritik JMSI: Alarm Pemeliharaan Tak Berjalan Maksimal

“Kita akui dalam beberapa hari ini memang terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir, tetapi seharusnya PLN UID Sumut sudah mendeteksi sejak dini hal tersebut agar bisa meminimalisir dampak,” ujar Erie Prasetyo, Jumat (5/6/2026).

Menurut Erie, banyaknya pohon dan tiang listrik yang tumbang menjadi alarm bahwa proses pengecekan, pemeliharaan, hingga penggantian tiang selama ini tidak berjalan optimal. “Ini membuktikan PLN UID Sumut terlihat tidak siap menghadapi masalah di lapangan dengan cepat,” tegasnya.

Lampu Stadion Padam, Suporter Nyanyikan Sindiran untuk PLN

Kritik paling tajam disampaikan terkait insiden padamnya lampu Stadion Utama Sumatera Utara saat laga Timnas Indonesia U-19 melawan Timor Leste. Peristiwa yang berlangsung sekitar lima menit itu terjadi di tengah siaran langsung yang ditonton ratusan juta pasang mata di Indonesia dan negara ASEAN.

“Ini event olahraga tingkat internasional. Begitu lampu stadion padam, suporter timnas menyanyikan sindiran telak kepada PLN dan viral di media sosial. Malu sekali,” kata Erie.

Ia menambahkan, sebelum gelaran AFF U-19, pejabat PLN UID Sumut dengan percaya diri menjamin stabilitas kelistrikan. “Tapi buktinya apa?” sindirnya.

Dampak Ekonomi dan Gangguan Aktivitas Warga

Ekonom Gunawan Benjamin menilai pemadaman listrik yang berkepanjangan menimbulkan kerugian ekonomi signifikan, terutama bagi pedagang kecil dan menengah. “Masyarakat umumnya memaklumi gangguan akibat cuaca, tetapi catatannya pemadaman tidak boleh berlangsung lama,” ujarnya.

Gunawan menekankan insiden di Stadion Utama Sumut bukan sekadar soal hitung-hitungan kerugian sesaat. “Ini justru menunjukkan Sumut atau Indonesia memiliki masalah fundamental terhadap kebutuhan listriknya. Kepercayaan investor bisa tergerus,” tegasnya.

Sementara itu, kegiatan jurnalistik media siber juga terganggu karena ketiadaan pasokan listrik dan internet. “Kita mendesak PLN UID Sumut terus berbenah. Masyarakat sudah bosan hanya dengan ucapan minta maaf dan sabar, tetapi kejadian pemadaman dengan waktu lama terus berulang,” pungkas Erie.

PLN Belum Memberikan Tanggapan

Hingga berita ini diturunkan, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumut, Darma Saputra, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait kondisi distribusi listrik di Kota Medan dan sekitarnya.

Bagikan
Sumber: indiespot.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks