MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan ketahanan pangan bukan sekadar tanggung jawab kepala keluarga, melainkan juga kewajiban pemerintah di semua tingkatan. Hal itu ia sampaikan di hadapan peserta Tani Merdeka Sumut-Aceh di Medan.
Menurut Bobby, Presiden Prabowo Subianto telah menjadikan sektor pangan sebagai salah satu program prioritas nasional. Karena itu, implementasi program tersebut harus dipastikan berjalan hingga ke tingkat desa dan dipahami oleh masyarakat luas.
“Dan tugas kita, adalah bagaimana program presiden ini bisa terimplementasi bisa sampai ke tingkat paling bawah dan dipahami,” ujar Bobby.
Program Pertanian Mulai Tunjukkan Hasil
Bobby menilai berbagai program Presiden Prabowo di bidang pertanian sudah berjalan dengan baik. Salah satu indikatornya, kata dia, terlihat dari penyerapan hasil pertanian yang semakin membaik.
“Hari ini kami melihat program-program yang sudah dilakukan oleh Bapak Presiden sejalan semua termasuk di bidang pertanian, kita tahu data-data bagaimana penyerapan petani hari ini sudah sangat baik,” kata Bobby.
Gubernur mengajak Tani Merdeka untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumut. Ia yakin organisasi tersebut memiliki sumber daya ahli yang bisa bersinergi dengan program-program pemerintah daerah.
“Nanti dengan Tani Merdeka mungkin bisa kita kolaborasikan program-programnya, karena kami yakin semuanya sudah ada expertnya disana,” kata Bobby.
Sumut Gagal Jadi Tuan Rumah Pertenakan Nasional
Ketua Dewan Pengurus Wilayah Tani Merdeka Sumut Gusmiyadi mengapresiasi dukungan Bobby terhadap sektor pertanian. Ia juga mendukung penerapan zonasi pertanian dan peternakan di Sumut yang dinilai sebagai langkah strategis.
Gusmiyadi mengungkapkan bahwa Sumut gagal menjadi tuan rumah Pekan Nasional Petani Nelayan 2029. Sebagai gantinya, ia mengusulkan agar Sumut menjadi tuan rumah pertemuan petani se-Indonesia.
“Kita pastikan Sumatera Utara akan menjadi basis konsolidasi kaum petani di seluruh Indonesia,” kata Gusmiyadi.
Acara penutupan pelatihan dan pendidikan Tani Merdeka Sumut-Aceh turut dihadiri Ketua Umum Tani Merdeka Don Muzakir, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, serta sejumlah kepala daerah lainnya.