MEDAN — Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, mengatakan Pulau Sibandang memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan keindahan alam yang menjadi modal penting dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan. Hal ini ia sampaikan saat menutup Panggung Budaya "Beta Tu Pulo Sibandang" di Panggung Keong PRSU, Medan, akhir pekan lalu.
Bukan Sekadar Panorama, Ada Sejarah dan Cagar Budaya
Menurut Jonius, daya tarik Pulau Sibandang tidak hanya terletak pada panorama alamnya. Di sana masih terdapat rumah adat Batak, cagar budaya, hingga pohon mangga berusia lebih dari 150 tahun yang hingga kini masih berbuah.
"Yang ingin kita tampilkan bukan hanya hasil akhirnya, tetapi juga proses sejarah dan nilai-nilai budaya yang membentuk identitas Pulau Sibandang," ujar Jonius, Rabu (29/7).
Sport Tourism Jadi Andalan Baru Pariwisata Taput
Pemkab Taput tidak hanya mengandalkan atraksi budaya. Jonius menjelaskan, pihaknya terus mendorong pengembangan sektor pariwisata melalui konsep sport tourism. Rencananya, akan digelar maraton, jalur bersepeda, hingga olahraga renang perairan terbuka (open water swimming) di sekitar Pulau Sibandang.
Konsep tersebut dipadukan dengan pemberdayaan masyarakat dan semangat sukarelawan. Tujuannya, menciptakan pariwisata yang berkelanjutan dan tidak hanya menguntungkan segelintir pihak.
Apresiasi Mantan Bupati: Budaya Batak Tersaji Utuh
Acara yang digelar di Panggung Keong PRSU itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat, tokoh adat, mahasiswa, hingga perantau Batak. Mantan Bupati Tapanuli Utara, RE Nainggolan, turut memberikan apresiasi. Ia menilai Panggung Budaya "Beta Tu Pulo Sibandang" mampu menampilkan kekayaan budaya Batak secara utuh dan sarat makna.
"Saya berharap Pulau Sibandang semakin dikenal luas sebagai destinasi wisata unggulan Sumatera Utara dan mendapat dukungan seluruh masyarakat, khususnya para perantau," ungkapnya.
Budaya Jadi Kekuatan Ekonomi Daerah
Melalui kegiatan ini, Pemkab Tapanuli Utara menegaskan komitmennya untuk menjadikan kebudayaan sebagai kekuatan pembangunan. Sektor pariwisata diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat, termasuk para perantau dan investor, untuk bersama-sama mempromosikan serta mengembangkan potensi Pulau Sibandang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di kawasan Danau Toba.