SUMATERA UTARA — Pengumuman ini disampaikan langsung dalam acara Hyundai Motor Company Investor Day di Seoul, Korea Selatan, hari ini. Presiden dan CEO Hyundai Motor Company, José Muñoz, memaparkan bahwa Santa Fe EREV akan mengandalkan dua motor listrik untuk penggerak semua roda (AWD). Yang menarik, baterai anyar yang dikembangkan Hyundai diklaim punya kapasitas kurang dari separuh baterai Ioniq 5 namun menghasilkan output daya yang setara.
Baterai Baru: Kapasitas Lebih Kecil, Biaya Produksi Turun 30 Persen
Alih-alih mengandalkan baterai besar seperti mobil listrik murni, Hyundai mengembangkan sel berteknologi Mid-nickel NCM. Material ini disebut-sebut memangkas biaya produksi hingga 30 persen dan mempercepat waktu pengisian daya sampai 40 persen. Produksi massal baterai jenis ini baru akan dimulai pada pertengahan 2027, bertepatan dengan agenda peluncuran Santa Fe EREV.
Sistem EREV sendiri bekerja dengan cara yang berbeda dari hybrid konvensional. Mobil tetap bergerak menggunakan tenaga listrik, namun ada mesin bensin yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai saat daya menipis. Ini adalah jalan tengah yang menjawab kecemasan jarak tempuh tanpa harus sepenuhnya bergantung pada infrastruktur pengisian daya.
Genesis GV70 EREV Menyusul dengan Jangkauan Lebih Jauh
Hyundai tidak berhenti di Santa Fe. Jenama premium mereka, Genesis, dikabarkan akan meluncurkan GV70 EREV lebih awal, yakni pada awal 2027, dengan klaim jangkauan melebihi 1.030 kilometer. Sayangnya, detail teknis lebih lanjut mengenai GV70 EREV belum diungkap ke publik.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar Hyundai untuk pasar Amerika Serikat. Muñoz menargetkan lebih dari 10 model hybrid akan ditawarkan di sana hingga 2030, dan diperkirakan menyumbang sekitar setengah dari total penjualan perusahaan pada periode tersebut.
Dirakit di Alabama, Posisi Santa Fe EREV di Pasar SUV
Kabar baiknya, Santa Fe EREV akan diproduksi di dalam negeri AS, tepatnya di pabrik Hyundai di Alabama yang selama ini sudah merakit Santa Fe. Keputusan ini memungkinkan Hyundai memanfaatkan insentif kendaraan ramah lingkungan di pasar tersebut. Saat ini, Santa Fe yang beredar di Amerika Serikat hanya tersedia dengan mesin turbo empat silinder dan varian hybrid konvensional. Kehadiran EREV nanti akan melengkapi pilihan bagi konsumen yang menginginkan efisiensi listrik tanpa khawatir kehabisan daya di perjalanan jauh.