SUMATERA UTARA — Wuling Aira ev resmi mengubah peta persaingan mobil listrik mungil di Indonesia. Dengan banderol termahal Rp 175 juta, Aira ev berada di bawah harga terendah Air ev yang menyentuh Rp 214 juta. Jarak harga yang cukup lebar ini otomatis mempengaruhi persepsi calon pembeli terhadap nilai jual Air ev bekas.
Wuling menegaskan Aira ev bukan pengganti Air ev. Direktur Pemasaran Wuling Motors, Ricky Christian, menyebut keduanya menyasar pasar yang berbeda.
"Kami melihat Air EV dan Aira EV ini punya peminatnya sendiri-sendiri. Harapannya kedua produk ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat," ujar Ricky belum lama ini.
Kisaran Harga Air ev Bekas di Pasaran
Pantauan di laman jual beli mobil bekas online menunjukkan mayoritas Air ev bekas masih ditawarkan di kisaran Rp 100 jutaan. Namun, beberapa unit sudah ada yang menyentuh di bawah angka tersebut meski usia pemakaiannya tergolong muda.
Salah satu contohnya, Air ev Standard Range lansiran 2024 ditawarkan dengan harga Rp 95 juta. Odometer yang tertera masih rendah, yakni 5.000 km.
Unit 2025 Lebih Banyak di Rentang Rp 120-130 Juta
Untuk lansiran 2025, kebanyakan unit Air ev bekas dipatok di bawah Rp 150 juta. Sebagian besar penawaran berada di rentang Rp 120-130 juta.
Beberapa contoh penawaran yang beredar:
- Air ev Long Range dengan odometer 30.000 km ditawarkan mulai Rp 125 juta.
- Unit dengan odometer diklaim 4.000 km dibuka mulai Rp 123 juta.
- Ada juga yang dipatok Rp 130 juta dengan catatan odometer 14.000 km.
Catatan Sebelum Membeli Air ev Bekas
Harga di atas merupakan estimasi dari situs jual beli online dan tidak mengikat. Untuk kepastian kondisi unit, riwayat perawatan, dan negosiasi harga, calon pembeli sebaiknya mendatangi dealer mobil bekas terpercaya.
Perlu diingat, harga jual kembali Air ev bekas kini bersaing langsung dengan Aira ev baru. Selisih harga yang tipis membuat pertimbangan antara membeli bekas atau baru menjadi lebih rumit. Pastikan untuk mengecek kondisi baterai dan riwayat pengisian daya sebelum memutuskan membeli.