BINJAI — Turnamen Orado Pertama di Aula Kodim 02/03 Langkat, Wiradharma, dibuka langsung oleh Dandim 02/03 Langkat Letkol Inf Medwin Sangkakala. Pembukaan tingkat lokal tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi TNI ke-81 yang digelar serentak di 101 lokasi di seluruh Indonesia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan video conference bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Turnamen tingkat nasional sendiri dibuka langsung Panglima TNI di GOR Mabes TNI, lalu dimainkan serentak di berbagai daerah, termasuk di Binjai.
Orado Kota Binjai Baru Berdiri Desember, Kini Masuk KONI
Ketua Panitia yang juga menjabat Ketua Orado Kota Binjai, Irwansyah Pulungan, menyampaikan bahwa kejuaraan Orado telah terselenggara dua kali. Penyelenggaraan kali ini menjadi yang ketiga sejak Orado resmi berdiri di Kota Binjai pada Desember lalu.
Irwansyah menegaskan cabang olahraga ini telah resmi terdaftar di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), khususnya di KONI Kota Binjai.
"Tujuan turnamen ini sekaligus untuk penjaringan atlet di mana nantinya Orado ini akan diselenggarakan hingga ke tingkat internasional," ungkap Irwan.
Kategori Junior dan Senior Jadi Pintu Penjaringan Atlet
Kelas yang dipertandingkan dalam kejuaraan ini terbagi menjadi dua kategori. Kategori Junior untuk usia 14 hingga 17 tahun, sementara kategori Senior untuk usia 17 tahun ke atas.
Pembagian kelas tersebut memungkinkan penjaringan atlet dilakukan berlapis, dari kelompok usia muda hingga dewasa. Peserta dari berbagai instansi dan masyarakat umum turut ambil bagian dalam kejuaraan ini.
Dandim Apresiasi Antusiasme Peserta
Dandim 02/03 Langkat Letkol Inf Medwin Sangkakala mengapresiasi antusiasme peserta yang mencapai 141 tim. Menurutnya, turnamen ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi TNI ke-81.
"Kiranya dengan pelaksanaan turnamen ini nantinya kita bisa menjaring atlet, terkhusus Kota Binjai, untuk mengikuti turnamen yang lebih tinggi," pungkas Medwin.
Pelaksanaan turnamen secara serentak di 101 lokasi menjadi bagian dari upaya pembinaan olahraga berkelanjutan di daerah. Hasil dari kejuaraan tingkat lokal ini akan menjadi bahan penjaringan atlet untuk kompetisi yang lebih tinggi, termasuk hingga tingkat internasional.