MEDAN — Program beasiswa 100 persen gratis uang kuliah resmi dibuka bagi mahasiswa asal Nias yang memiliki keterbatasan ekonomi. Kerja sama antara Yayasan Haga Enoni Sendoro dan Universitas Wirahusada Medan ini diumumkan dalam pertemuan di kampus setempat, Senin (11/5/2026).
Beasiswa ini menyasar anak yatim piatu dan warga Nias yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan tinggi karena masalah biaya maupun jarak. Pendiri Yayasan Haga Enoni Sendoro, Adilman Reliance Lawolo, menegaskan bahwa pendidikan adalah jalan untuk memutus rantai kemiskinan.
Pulau Nias selama ini dikenal sebagai daerah kepulauan dengan akses pendidikan tinggi yang terbatas. Banyak lulusan SMA di sana tidak melanjutkan kuliah karena terbentur biaya dan harus merantau ke Medan atau kota besar lainnya.
“Kami ingin anak-anak dari Pulau Nias, terutama yang kurang mampu, tetap memiliki harapan untuk meraih masa depan yang lebih baik. Melalui kerja sama ini, kami membuka kesempatan seluas-luasnya agar mereka dapat kuliah tanpa terbebani biaya pendidikan,” ujar Adilman dalam keterangannya.
Pihak Universitas Wirahusada Medan menyambut positif program ini. Plt. Rektor Universitas Wirahusada Medan, Yosafat Barus, menyatakan kesiapan kampus untuk membimbing mahasiswa asal Nias hingga menjadi lulusan yang kompeten.
“Kami siap membimbing mahasiswa asal Nias agar menjadi lulusan yang kompeten, berkarakter, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat,” katanya.
Melalui program ini, universitas berharap lahir lebih banyak tenaga profesional dari daerah kepulauan yang nantinya bisa membawa perubahan positif bagi kampung halamannya di Nias.
Kepala Bidang Humas Yayasan Haga Enoni Sendoro, Yuliyus Gulo, mengajak para orang tua di Nias untuk memanfaatkan peluang ini. Menurutnya, beasiswa ini adalah bentuk kepedulian nyata untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah itu.
Program beasiswa penuh ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi persoalan pendidikan di Nias. Tidak hanya membebaskan biaya kuliah, kerja sama ini juga membuka akses bagi generasi muda kepulauan untuk bersaing di tingkat regional maupun nasional.