BINJAI — Manajer Binjai City SC, Ferdy Yupa, menegaskan skuadnya enggan hanya menjadi pelengkap turnamen. Keyakinan itu didasarkan pada rekor impresif yang belum terkalahkan dalam 15 pertandingan terakhir, baik laga resmi maupun persahabatan, dalam waktu normal 2×45 menit.
“Kami datang bukan sebagai tim pelengkap. Kami membawa nama SMSI dan kota kelahiran kami. Skuad siap berjuang habis-habisan,” ujar Ferdy yang juga menjabat sebagai penasehat SMSI Kota Binjai-Sumut, Rabu (20/5/2026).
Berdasarkan hasil official drawing PSSI, Binjai City SC tergabung di Grup G bersama tiga tim lainnya. Mereka adalah Unaaha FC (Sulawesi Tenggara), Persipegaf (Pegunungan Arfak, Papua Barat), dan Persimaju Mamuju (Sulawesi Barat).
Ferdy optimistis timnya mampu bersaing di fase grup. “Optimisme kami terbentuk bukan tanpa alasan. Catatan positif tidak pernah kalah dalam 15 laga itu yang akan terus kami pertahankan,” tambahnya.
Sejak berdiri pada tahun 2021, Binjai City SC mendapat dukungan moral dari sejumlah legenda sepak bola nasional. Nama-nama seperti Bima Sakti, Evan Dimas, hingga Andik Vermansyah tercatat memberikan dukungan kepada klub binaan SMSI tersebut.
Kolektivitas tim tidak lepas dari peran Ferdy Yupa yang juga menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Binjai. Ia dinilai sukses menyinergikan potensi pengusaha lokal dan nasional untuk membangun stabilitas finansial dan manajemen klub yang ideal.
Turnamen Piala Presiden menjadi ajang pemanasan sebelum kompetisi Liga 4 Nasional 2026 bergulir. Berikut tahapan kompetisi yang akan dijalani:
Ferdy meminta doa dari seluruh pengurus SMSI, mulai dari Ketua Umum SMSI Firdaus, Ketua SMSI Provinsi Sumatera Utara Eris J Napitupulu, hingga Ketua SMSI Kota Binjai Siswanto SE. “Mohon doanya seluruh SMSI se-Tanah Air,” pungkasnya.