SUMATERA UTARA — Malaysia Masters edisi tahun ini menyajikan panggung yang tidak mudah bagi kontingen Indonesia. Dari tujuh wakil yang masih bertahan di Kuala Lumpur, sebagian besar harus berhadapan langsung dengan pemain-pemain unggulan di babak kedua. Laga-laga kunci tersebar di tiga lapangan berbeda sejak pukul 09.00 WIB.
Ginting vs Popov: Rekor Berimbang, dendam Hong Kong
Pertemuan Ginting dengan Popov bukanlah laga yang asing. Keduanya tercatat sudah saling berhadapan sebanyak empat kali dengan hasil sama kuat: masing-masing dua kemenangan. Namun, momentum terakhir justru berpihak pada Popov yang menang di Hong Kong Open tahun lalu.
Ginting yang kini berstatus non-unggulan jelas tidak diunggulkan secara statistik. Tapi catatan head-to-head yang ketat membuka peluang kejutan. Popov, yang kini menjadi salah satu pemain tunggal putra Eropa paling disegani, tidak boleh lengah sedikit pun.
Ganda Campuran Indonesia di Ujung Tanduk: Dua Lawan Unggulan
Dua ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, sama-sama mendapatkan undian berat. Amri/Nita akan menghadapi unggulan kedua asal Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, di Lapangan 1 pada urutan kedelapan.
Adnan/Indah tidak kalah sengit. Mereka ditantang pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, di Lapangan 2 urutan kesembilan. Pertandingan ini akan menjadi ujian konsistensi bagi sektor ganda campuran Indonesia yang sedang dalam masa transisi.
Lanny/Apri dan Bobby/Melati: Jalan Berliku Menuju Perempat Final
Ganda putri Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu juga tidak mendapat jalur mudah. Mereka bertemu unggulan keenam asal China, Chen Fan Shu Tian/Luo Xu Min, pada urutan ketujuh di Lapangan 3. Sementara itu, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti akan berhadapan dengan ganda campuran Thailand, Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai.
Jonatan dan Ubed: Harapan dari Sektor Tunggal Putra
Selain Ginting, Indonesia masih memiliki dua wakil di nomor tunggal putra. Jonatan Christie akan membuka perjuangan Indonesia di Lapangan 1 urutan pertama melawan Wang Po Wei dari Taiwan. Sedangkan Moh Zaki Ubaidillah, yang tampil mengejutkan di babak sebelumnya, akan berjumpa Jeon Hyeok Jin asal Korea di Lapangan 3 urutan keenam.
Peluang Indonesia untuk mengirim banyak wakil ke perempat final sangat terbuka, meskipun semua laga dipastikan berjalan ketat. Hasil dari tujuh pertandingan ini akan menentukan sejauh mana kekuatan skuad Merah Putih di turnamen BWF Super 500 tersebut.