Pencarian

Cremonese Menang Dramatis di Udinese, Jamie Vardy Jaga Asa Bertahan di Serie A

Senin, 18 Mei 2026 • 04:05:01 WIB
Cremonese Menang Dramatis di Udinese, Jamie Vardy Jaga Asa Bertahan di Serie A
Jamie Vardy mencetak gol tunggal yang membawa Cremonese menang atas Udinese di Stadion Friuli.

SUMATERA UTARA — Udinese menjadi saksi bagaimana Cremonese menolak menyerah pada nasib. Dalam laga pekan ke-37 Serie A di Stadion Friuli, tim tamu tampil efisien dan disiplin untuk mengamankan tiga poin yang membuat perjuangan mereka tetap hidup hingga peluit akhir musim dibunyikan.

Gol Kilat Vardy yang Berawal dari Blunder Udinese

Pertandingan baru berjalan sembilan menit ketika lini belakang Udinese melakukan kesalahan fatal. Oumar Solet dan Kingsley Ehizibue terlalu lemah saat membangun serangan dari bawah, bola mudah dipotong Federico Bonazzoli. Penyerang Cremonese itu langsung menguji Maduka Okoye, dan meski kiper Udinese mampu menepis, bola muntah jatuh tepat di kaki Jamie Vardy yang dengan tenang menceploskannya ke gawang kosong.

Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta di laga ini, meski kedua tim punya sejumlah peluang. Youssef Maleh nyaris menyamakan kedudukan lewat tembakan jarak jauh yang memaksa Okoye melakukan penyelamatan satu tangan. Udinese sendiri sempat mendapat hadiah penalti setelah Sebastiano Luperto dianggap melanggar Christian Kabasele, tetapi VAR menganulirnya karena Thomas Kristensen sudah lebih dulu dalam posisi offside.

Drama Kartu Merah dan VAR yang Membatalkan Gol

Babak kedua menyajikan ketegangan tersendiri. Bonazzoli nyaris diusir wasit setelah kakinya mengenai tulang kering Kristensen, namun ia selamat karena dianggap berusaha menarik kaki di detik-detik akhir. Di sisi lain, Udinese mengira Hassane Kamara diusir setelah menjatuhkan Vardy di tengah lapangan, tetapi wasit mengubah keputusannya menjadi kartu kuning setelah meninjau tayangan ulang VAR.

Petaka nyaris datang bagi Cremonese saat Idrissa Gueye bertabrakan keras dengan kiper Emil Audero, menyebabkan bola lepas dan Adam Buksa mencetak gol. Namun, wasit kembali menganulir gol tersebut karena pelanggaran terhadap kiper. Udinese juga punya peluang emas lewat tendangan melengkung Solet yang ditepis gemilang Audero di masa injury time.

Klasemen Panas: Semua Terbuka ke Laga Terakhir

Kemenangan ini membawa Cremonese ke angka 37 poin, hanya terpaut satu angka dari Lecce yang berada di posisi aman. Namun, euforia tim tamu sempat meredup setelah mendengar Lecce berhasil membalikkan keadaan dan menang 3-2 atas Sassuolo di waktu tambahan. Artinya, nasib Cremonese sepenuhnya ditentukan di pekan terakhir.

Marco Giampaolo, pelatih Cremonese, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. “Para pemain menunjukkan karakter luar biasa. Kami tahu ini bukan tugas mudah, tapi selama masih ada peluang, kami akan terus berjuang,” ujarnya dalam konferensi pers usai laga.

Kini Cremonese hanya perlu menang di laga pamungkas dan berharap Lecce kehilangan poin. Sebuah skenario yang membuat pekan terakhir Serie A musim ini layak dinanti.

Bagikan
Sumber: football-italia.net

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks