Pencarian

Antisipasi Dampak El Nino di Sumut, Pemprov Siapkan 2.500 Pompa Air dan Brigade Proteksi Tanaman

Kamis, 21 Mei 2026 • 12:17:02 WIB
Antisipasi Dampak El Nino di Sumut, Pemprov Siapkan 2.500 Pompa Air dan Brigade Proteksi Tanaman
Distribusi 2.500 pompa air di Sumut sebagai antisipasi kekeringan El Nino.

MEDAN — Ancaman kekeringan akibat El Nino yang diprediksi melanda Indonesia mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bergerak cepat. Sebanyak 2.500 unit pompa air telah didistribusikan ke seluruh kabupaten dan kota di Sumut sejak 2024 hingga 2025 sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi musim kering.

“Kita sudah menyiapkan antisipasi dan upaya untuk menjaga produksi pangan,” ujar Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut, Yusfahri Parangin-angin, dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (20/5/2026).

Brigade Proteksi Tanaman: Pemadam Kebakaran untuk Lahan Pertanian

Tidak hanya pompa, Pemprov Sumut juga mengaktifkan enam Brigade Proteksi Tanaman yang tersebar di berbagai daerah. Brigade ini dirancang bergerak cepat layaknya pemadam kebakaran—turun ke lapangan begitu tanda-tanda kerusakan tanaman terdeteksi, baik akibat banjir maupun kekeringan.

“Kalau banjir mereka juga bergerak supaya tanaman tidak rusak,” kata Yusfahri menjelaskan peran unit tersebut.

Peringatan Dini Kementan Jadi Pemicu Langkah Konkret

Keputusan memperkuat mitigasi ini tidak muncul begitu saja. Kementerian Pertanian telah mengeluarkan early warning system yang memperingatkan daerah-daerah rawan kekeringan, termasuk Sumatera Utara. Pompa-pompa yang sudah disalurkan pun terus dipantau agar benar-benar siap pakai saat dibutuhkan.

“Artinya ini bentuk kesiapsiagaan kita, 2.500 pompa yang sudah kita salurkan,” tegas Yusfahri.

Target: Produksi Pangan Tetap Stabil Meski Musim Kering

Harapannya, langkah-langkah ini mampu menjaga pasokan pangan masyarakat Sumut tetap aman meski El Nino melanda. Yusfahri mengakui tidak ingin bersikap jumawa, namun optimistis persiapan yang dilakukan bisa meminimalkan kerugian petani.

“Mudah-mudahan kita tidak jumawa, kita berharap semoga Yang Maha Kuasa meridai apa yang kita lakukan, produksi terjaga,” pungkasnya.

Dengan ribuan pompa dan brigade siaga di lapangan, Sumut berharap bisa melewati fase kritis El Nino tanpa guncangan berarti di sektor pangan. Monitoring dan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota disebut akan terus diperketat dalam beberapa pekan ke depan.

Bagikan
Sumber: bisanews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks