Pencarian

P3BP Gelar Rapat Kerja Nasional di Pematangsiantar, Bahas Penguatan Organisasi dan Strategi Pelestarian Budaya

Selasa, 02 Juni 2026 • 13:32:45 WIB
P3BP Gelar Rapat Kerja Nasional di Pematangsiantar, Bahas Penguatan Organisasi dan Strategi Pelestarian Budaya
Peserta Rakernas P3BP berkumpul di Pematangsiantar untuk membahas penguatan organisasi dan pelestarian budaya.

PEMATANGSIANTAR — Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perkumpulan Penggiat Budaya dan Pariwisata (P3BP) resmi digelar di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. Acara yang berlangsung beberapa hari terakhir ini dihadiri oleh perwakilan dari sejumlah provinsi untuk membahas agenda strategis organisasi ke depan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum P3BP menekankan pentingnya konsolidasi internal sebagai langkah awal menghadapi tantangan pelestarian budaya yang semakin kompleks. "Rakernas ini bukan sekadar seremonial. Kami ingin memastikan setiap pengurus daerah memiliki peta jalan yang jelas untuk menggerakkan komunitas di tingkat akar rumput," ujarnya.

Apa Fokus Utama Rakernas P3BP?

Setidaknya ada dua agenda besar yang menjadi sorotan dalam pertemuan ini. Pertama, penguatan struktur organisasi dari tingkat pusat hingga daerah agar lebih responsif terhadap dinamika di lapangan. Kedua, penyusunan strategi baru dalam pelestarian budaya yang adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan media digital untuk promosi kesenian tradisional.

Para peserta Rakernas juga membahas perlunya kolaborasi lintas sektor. Mereka menilai, pelestarian budaya tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari pemerintah daerah, pelaku usaha, dan komunitas pendidikan. "Kami ingin budaya bukan hanya menjadi tontonan, tapi juga punya nilai ekonomi yang bisa dirasakan masyarakat," tambah Ketua Umum P3BP.

Mengapa Pematangsiantar Dipilih?

Pemilihan Kota Pematangsiantar sebagai tuan rumah Rakernas bukan tanpa alasan. Kota ini dinilai memiliki ekosistem budaya yang masih terjaga, mulai dari kesenian tradisional Batak hingga kuliner khas yang menjadi daya tarik wisata. Selain itu, antusiasme komunitas lokal dianggap sebagai modal sosial yang kuat untuk menggerakkan program-program P3BP ke depan.

Selama Rakernas berlangsung, panitia juga menyelipkan agenda diskusi dan lokakarya yang melibatkan pegiat budaya muda. Langkah ini dilakukan untuk memastikan regenerasi penggiat budaya terus berjalan. "Kami tidak ingin regenerasi hanya wacana. Harus ada aksi nyata di setiap daerah," tegas salah satu pengurus pusat.

Bagaimana Tindak Lanjut Setelah Rakernas?

Setelah Rakernas rampung, P3BP menargetkan setiap pengurus daerah segera menyusun program kerja yang konkret dalam tiga bulan ke depan. Target utamanya adalah mendorong lahirnya festival budaya berbasis kearifan lokal di masing-masing daerah. Organisasi ini juga berencana menjalin kemitraan dengan dinas pariwisata dan kebudayaan di tingkat provinsi untuk memperkuat dampak program.

Langkah selanjutnya, P3BP akan melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program yang sudah dirancang. "Kami ingin Rakernas ini punya dampak jangka panjang, bukan hanya dokumen yang berdebu di lemari," pungkas Ketua Umum P3BP di akhir acara.

Bagikan
Sumber: siantarcorner.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks