PEMATANGSIANTAR — Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi memberikan pesan tegas kepada jajaran manajemen dan tenaga kesehatan di Kota Pematangsiantar. Dalam sebuah acara pemberkatan gedung baru Rumah Sakit Harapan, Senin (1/6), ia mendorong peningkatan kualitas pelayanan yang tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga pada keramahan.
Dampak Psikologis Tegur Sapa bagi Pasien
Wesly menekankan bahwa interaksi sederhana seperti tegur sapa memiliki efek penyembuhan yang signifikan. Ia bahkan menyebutkan bahwa keramahan dapat mengurangi separuh beban penyakit yang dirasakan pasien.
"Penyakit kita sepertinya sudah sembuh 50 persen, walau belum disentuh," sebut Wesly dalam sambutannya.
Pernyataan ini menjadi pengingat bagi tenaga kesehatan bahwa pelayanan prima tidak hanya soal tindakan medis, tetapi juga soal pendekatan humanis kepada pasien dan keluarganya.
Pelayanan Kesehatan sebagai Panggilan Kemanusiaan
Lebih lanjut, Wali Kota mengingatkan para tenaga kesehatan untuk terus menjaga semangat pengabdian. Menurutnya, profesi ini bukan sekadar pekerjaan rutin, melainkan sebuah panggilan kemanusiaan yang membutuhkan dedikasi tinggi.
Ia berharap seluruh rumah sakit di Pematangsiantar dapat menjadikan keramahan sebagai standar pelayanan, bukan sekadar formalitas.
Komitmen Pemkot untuk Mewujudkan Kota Sehat
Pemerintah Kota Pematangsiantar berkomitmen mendukung penuh upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan. Wesly menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong berbagai inisiatif demi mewujudkan visi kota yang cerdas, sehat, kreatif, dan selaras.
Dukungan ini mencakup fasilitas, sumber daya manusia, serta kebijakan yang berpihak pada peningkatan mutu rumah sakit. Kehadiran gedung baru RS Harapan menjadi salah satu bukti investasi Pemkot di sektor kesehatan.