Pencarian

Dinkes Medan Ajak Wartawan Pemko Perkuat Edukasi HIV/AIDS dan Tuberkulosis, 13.000 Kasus Tercatat sejak 2022

Selasa, 02 Juni 2026 • 19:49:01 WIB
Dinkes Medan Ajak Wartawan Pemko Perkuat Edukasi HIV/AIDS dan Tuberkulosis, 13.000 Kasus Tercatat sejak 2022
Dinkes Medan dan PWPM sepakat perkuat edukasi HIV/AIDS dan Tuberkulosis di Kota Medan.

MEDAN — Dinas Kesehatan Kota Medan menyatakan kesiapan menjalin kemitraan yang lebih erat dengan Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) dalam menyebarluaskan informasi kesehatan. Hal itu disampaikan Pelaksana Harian Dinkes Medan, drg. Henni Savitri, saat menerima kunjungan pengurus PWPM di kantornya, Jalan Rotan, Selasa (2/6/2026).

Menurut Henni, sinergi dengan insan pers sangat dibutuhkan agar berbagai program dan upaya pelayanan kesehatan dapat diketahui masyarakat secara luas. “Media merupakan mitra penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kami berharap kerja sama yang positif ini terus terjalin,” ujarnya.

Empat Penyakit yang Jadi Perhatian Serius

Dalam pertemuan itu, Henni memaparkan sejumlah penyakit yang masih menjadi tantangan di Kota Medan. Empat di antaranya adalah Tuberkulosis (TBC), Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), hipertensi, serta HIV/AIDS.

Kasus HIV/AIDS disebut masih tergolong tinggi. Penyebaran virus terjadi melalui penggunaan jarum suntik tidak steril, perilaku seks berisiko, dan penularan dari ibu ke anak. “Data kasus HIV paling banyak ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Martubung, Helvetia, Tuntungan, dan Padang Bulan. Dari tahun 2022 hingga April 2025 tercatat sekitar 13.000 kasus HIV di Kota Medan,” ungkap Henni.

Strategi Penekanan Kasus dan Ketersediaan Obat

Untuk menekan angka penyebaran, Dinkes Medan menggencarkan sosialisasi dan edukasi melalui puskesmas. Lembaga seperti Medan Plus, Galatea, dan Komisi Penanggulangan AIDS juga diajak bekerja sama.

Henni memastikan ketersediaan obat-obatan di seluruh puskesmas masih aman, meski terkadang ada keterlambatan pasokan dari distributor. Dinkes Medan juga masih dipercaya sebagai penyedia vaksin meningitis bagi calon jemaah haji. “Kami berharap PWPM dapat memberikan masukan, kritik yang konstruktif, serta turut menyampaikan berbagai informasi positif terkait pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” katanya.

PWPM: Sinergi untuk Informasi yang Cepat dan Akurat

Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting mengatakan kunjungan ini merupakan bagian dari program kerja organisasi pasca pelantikan pengurus pada 7 Mei 2026. Menurut Edison, selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini bertujuan membangun komunikasi dan kemitraan yang lebih baik antara insan pers dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Medan.

“Kami berharap hubungan antara Dinas Kesehatan Kota Medan dan PWPM semakin erat. Sinergi ini penting agar informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dapat tersampaikan secara cepat, akurat, dan berimbang,” ujarnya.

Edison juga berharap Dinkes Medan tetap terbuka terhadap awak media, terutama dalam memberikan akses informasi dan konfirmasi terkait isu-isu kesehatan yang berkembang. “Dengan komunikasi yang baik, kami yakin kerja sama ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kota Medan,” pungkasnya.

Bagikan
Sumber: metrorakyat.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks