Pencarian

Lima Tewas dalam Kecelakaan Hiace Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, Sopir Diduga Microsleep

Sabtu, 06 Juni 2026 • 17:24:01 WIB
Lima Tewas dalam Kecelakaan Hiace Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, Sopir Diduga Microsleep
Kecelakaan maut Hiace tabrak truk terjadi di Tol Pekanbaru-Dumai, mengakibatkan lima korban tewas.

SUMATERA UTARA — Kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di Jalur A, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Kendaraan yang terlibat adalah Toyota Hiace bernomor polisi BH 7013 RU dan truk Hino BM 9064 VU yang melaju searah menuju Dumai.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, Hiace yang dikemudikan RM (30) melaju dari arah Pekanbaru melalui lajur kiri. Setibanya di lokasi, sopir diduga tertidur sesaat sehingga kehilangan kendali dan langsung menghantam bagian belakang truk di depannya.

Benturan Keras, Penumpang Terjepit

Benturan keras membuat bagian depan Hiace ringsek parah. Sejumlah penumpang terjepit di dalam kendaraan yang mengalami kerusakan berat. Tim gabungan dari kepolisian, Satlantas, dan warga sekitar melakukan evakuasi dengan peralatan seadanya sebelum korban dibawa ke rumah sakit.

Lima orang dinyatakan tewas di tempat kejadian. Sementara lima korban luka-luka mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit rujukan di Kabupaten Siak dan Kota Pekanbaru. Identitas korban belum diumumkan secara resmi oleh pihak kepolisian.

Dugaan Microsleep dan Faktor Kelelahan

Polisi menduga faktor kelelahan dan microsleep menjadi penyebab utama kecelakaan. Sopir Hiace, RM, disebut mengemudikan kendaraan dalam kondisi tidak bugar setelah menempuh perjalanan jauh dari Jambi menuju Dumai. Microsleep adalah kondisi tidur singkat yang berlangsung beberapa detik dan kerap tidak disadari pengemudi.

Kecelakaan akibat microsleep kerap terjadi di jalan tol, terutama pada jam-jam rawan seperti dini hari. Kombinasi antara kecepatan tinggi, jalan lurus, dan kondisi fisik lelah menjadi pemicu utama. Kasus ini menjadi pengingat bagi pengemudi jarak jauh untuk beristirahat cukup setiap empat jam perjalanan.

Proses Evakuasi dan Penanganan Korban

Proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam. Kendaraan yang ringsek harus dipotong menggunakan alat berat untuk mengeluarkan korban yang terjepit. Jalan tol sempat mengalami kemacetan parsial selama proses evakuasi berlangsung.

Petugas dari Jasa Marga selaku pengelola tol Permai turun ke lokasi untuk membantu pengaturan lalu lintas. Hingga Sabtu siang, arus lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan sudah kembali normal. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan kemungkinan adanya pelanggaran lalu lintas.

Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai ini menjadi yang terparah dalam beberapa bulan terakhir di wilayah Riau. Otoritas setempat mengimbau pengemudi untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan tidak memaksakan diri saat mengemudi dalam kondisi lelah.

Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks