MEDAN — Rombongan Komisi XIII DPR RI menilai posisi strategis Sumatera Utara sebagai pintu gerbang Indonesia bagian barat memerlukan pengawasan keimigrasian yang lebih kuat. Hal itu mengemuka dalam kunjungan kerja spesifik yang membahas optimalisasi pengawasan di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan.
Dua Kantor Imigrasi Baru Diusulkan Tahun Ini
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumatera Utara, Dr. Parlindungan, memaparkan sejumlah capaian layanan di hadapan rombongan yang dipimpin Hj. Dewi Asmara. Salah satu usulan utama adalah pembentukan Kantor Imigrasi Tebing Tinggi dan Kantor Imigrasi Labuhan Batu pada tahun ini.
“Kami juga telah memiliki tiga Immigration Lounge, dua di Medan dan satu di Kisaran, untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Parlindungan dalam paparannya di Hotel Grand City Hall Medan.
Pengawasan Orang Asing dan TPPO Jadi Perhatian
Dalam rapat tersebut, Komisi XIII menyoroti pentingnya penguatan Tim Pengawasan Orang Asing (TimPORA) dan operasi gabungan untuk meminimalisasi penyalahgunaan izin tinggal. Isu pekerja migran Indonesia nonprosedural dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) juga menjadi perhatian serius.
“Pembentukan satuan tugas pengawasan orang asing di kawasan industri dinilai penting untuk mencegah pelanggaran keimigrasian,” tulis kesimpulan rapat yang dibacakan tim kunker.
Digitalisasi Data Keimigrasian Segera Dibahas di Raker
Komisi XIII juga menekankan penguatan tata kelola data keimigrasian yang terintegrasi antarunit kerja dan lintas instansi. Hal ini dinilai krusial untuk mendukung kebijakan yang lebih akurat serta optimalisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP).
Sebagai tindak lanjut, tim kunker merekomendasikan agar pengembangan sistem digitalisasi dan integrasi data berbasis teknologi informasi dibahas secara khusus dalam Rapat Kerja Komisi XIII DPR RI bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Dukungan Penambahan SDM dan Peningkatan Kelas Kantor
Selain pembentukan kantor baru, Komisi XIII mendukung penguatan kapasitas kelembagaan melalui penambahan sumber daya manusia, peningkatan kompetensi pegawai, serta pemenuhan sarana dan prasarana. Salah satu yang didorong adalah peningkatan kelas Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan.
Kunjungan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, Uray Avian, serta seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keimigrasian se-Sumatera Utara.