MEDAN — David Roni Ganda Sinaga, legislator PDI Perjuangan dari Dapil 4 Kota Medan, menyatakan akan membawa persoalan drainase Jalan Garu I ke rapat paripurna dan menyampaikannya langsung kepada Wali Kota Medan. "Aspirasi bapak dan ibu akan saya tampung dan saya bawa dalam rapat paripurna serta saya sampaikan kepada Wali Kota Medan untuk segera ditindaklanjuti," tegasnya di hadapan warga yang hadir dalam reses tersebut.
Keluhan Warga yang Tak Kunjung Direspon
Salah seorang warga, Sutarman, mengungkapkan bahwa kondisi Jalan Garu I dan saluran drainase di kawasan itu sudah berulang kali dikeluhkan ke pihak kelurahan. Namun, hingga kini belum ada perbaikan signifikan yang dilakukan. Setiap kali hujan deras, genangan air langsung menggenangi jalan dan mengancam pemukiman warga.
David mengakui bahwa infrastruktur drainase yang tersumbat menjadi penyebab utama banjir. Ia meminta pihak kelurahan dan kecamatan untuk lebih serius memperhatikan persoalan ini. Menurutnya, reses adalah momentum penting untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat akar rumput.
Imbauan Jaga Kebersihan Saluran
David juga mengingatkan warga agar ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. "Ketika nanti jalan dan drainase di Garu I ini sudah diperbaiki dan tidak lagi banjir, saya berharap warga juga tidak melupakan perjuangan David Roni Ganda Sinaga yang terus memperjuangkan aspirasi masyarakat di Dapil 4 Kota Medan," ujarnya.
Harga Sembako Jadi Sorotan Lain
Dalam kesempatan yang sama, David juga menerima keluhan sejumlah ibu rumah tangga terkait kenaikan harga kebutuhan pokok. Sebagai Sekretaris Komisi III DPRD Medan, ia mengaku tidak bisa memastikan langkah penurunan harga sembako karena kebijakan tersebut berada di tangan pemerintah pusat. Namun, ia berjanji akan terus menyuarakan keluhan ini hingga ke tingkat DPR RI dan Presiden.
Turut hadir dalam reses tersebut perwakilan Dinas SDABMBK, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Diskoperindag Kota Medan, serta tokoh masyarakat setempat. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan pemberian suvenir serta nasi kotak kepada warga.