Pencarian

Pelindo Ajak Perusahaan Pelayaran Bangun Jaringan Logistik Terintegrasi, Target Tekan Biaya Logistik Nasional

Kamis, 13 Agustus 2026 • 12:58:32 WIB
Pelindo Ajak Perusahaan Pelayaran Bangun Jaringan Logistik Terintegrasi, Target Tekan Biaya Logistik Nasional
Direktur Komersial Pelindo, Farid Padang, menyampaikan paparan dalam forum diskusi program jaringan pelayaran terintegrasi di Sumatera Utara.

SUMATERA UTARA — Program PINP yang diusung Pelindo bukan sekadar membangun rute pelayaran baru. Lebih dari itu, skema ini dirancang untuk menciptakan ekosistem logistik yang lebih efisien dan terintegrasi, yang pada akhirnya menguntungkan seluruh pelaku usaha.

Direktur Komersial Pelindo, Farid Padang, mengungkapkan bahwa implementasi PINP menyasar sejumlah persoalan klasik yang selama ini menghambat kelancaran distribusi barang di dalam negeri. Salah satu yang paling krusial adalah ketimpangan muatan antara wilayah barat dan timur Indonesia.

"Melalui forum seperti ini, kami ingin memastikan setiap kebijakan dan program yang dijalankan Pelindo dikembangkan bersama pengguna jasa. Kolaborasi adalah kunci untuk menciptakan jaringan logistik yang lebih andal, meningkatkan kepastian jadwal kapal, dan mengurangi biaya logistik nasional," ujar Farad dalam keterangan resminya, Selasa (4/8/2026).

Strategi Konsolidasi dan Insentif untuk Perusahaan Pelayaran

Untuk mengatasi ketimpangan muatan, Pelindo menyiapkan sejumlah instrumen. Salah satunya adalah sistem jaringan pelayaran terintegrasi yang memungkinkan konsolidasi kargo. Selain itu, perusahaan pelayaran yang mampu meningkatkan faktor muat (load coefficient) akan mendapat insentif khusus.

Pendekatan ini diyakini mampu memperkuat konektivitas antar pelabuhan dan meningkatkan utilisasi terminal di seluruh Indonesia. Farid menambahkan, keberhasilan PINP sangat bergantung pada komitmen bersama antara Pelindo, perusahaan pelayaran, dan pemilik barang. Karena itu, pihaknya gencar melakukan roadshow dan diskusi langsung dengan pemangku kepentingan di berbagai daerah.

Sejalan dengan itu, Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menegaskan kesiapan wilayahnya menjadi mitra strategis dalam program ini. Kawasan timur Indonesia dinilai memiliki peran penting sebagai salah satu simpul utama jaringan logistik nasional.

"Pelindo Regional 4 siap menjadi mitra strategis bagi seluruh pengguna jasa dalam mengimplementasikan berbagai inisiatif transformasi. Kami ingin memastikan semua perubahan yang dilakukan memudahkan operasional, meningkatkan efisiensi, dan menciptakan nilai tambah bagi pelanggan," kata Abdul Azis.

Respon Positif Pelaku Usaha dan Target ke Depan

Forum diskusi yang dikemas dalam Coffee Session ini mendapat sambutan positif dari para pelaku usaha. Ngurah Gede Santha Dharma, Branch Manager PT Meratus Line Makassar, mengapresiasi inisiatif Pelindo yang membuka ruang komunikasi lebih intensif antara operator pelabuhan dan pengguna jasa.

"Forum seperti ini sangat positif karena memberi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memberikan masukan langsung dan memahami arah transformasi yang dilakukan Pelindo. Kami berharap sinergi yang terjalin dapat terus diperkuat sehingga bersama-sama mampu meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung kelancaran distribusi logistik nasional," ungkapnya.

Pelindo menargetkan PINP dapat berjalan tahun ini. Keberhasilan program ini diharapkan membawa dampak berkelanjutan bagi perekonomian, terutama dalam menekan biaya logistik yang selama ini menjadi keluhan utama para pelaku industri. Dengan kolaborasi yang erat, transformasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelayaran nasional di kancah global.

Follow kabarsumut.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: islnewstv.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks