Pencarian

Presiden Kolombia Nyatakan Darurat Ekonomi, 265 Tewas dan 53.526 Rumah Rusak Akibat Gempa

Kamis, 13 Agustus 2026 • 14:20:01 WIB
Presiden Kolombia Nyatakan Darurat Ekonomi, 265 Tewas dan 53.526 Rumah Rusak Akibat Gempa
Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella mengaktifkan status darurat ekonomi untuk penanganan pascagempa yang menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah.

SUMATERA UTARA — Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella secara resmi mengaktifkan mekanisme status darurat ekonomi, sebuah langkah konstitusional yang memungkinkan pembentukan dana khusus untuk rekonstruksi pascagempa. Keputusan ini diumumkan dalam pernyataan yang disiarkan saluran televisi Caracol pada Rabu, 12 Agustus waktu setempat.

"Saya telah memutuskan untuk mengaktifkan status darurat ekonomi, sebuah mekanisme yang diamanatkan oleh konstitusi kita, agar dapat menangani krisis ini secara memadai," kata de la Espriella. Ia menegaskan prioritas utama pemerintah adalah bantuan bagi korban luka dan rekonstruksi wilayah yang hancur.

Kerusakan Infrastruktur Publik yang Meluas

Data resmi pemerintah mencatat total korban tewas mencapai 265 orang, sementara 3.494 orang luka-luka dan 496 lainnya dinyatakan hilang. Guncangan gempa tidak hanya meratakan pemukiman warga, tetapi juga menghancurkan fasilitas publik yang menjadi tulang punggung layanan masyarakat.

Sebanyak 1.819 lembaga pendidikan dan 179 fasilitas kesehatan dilaporkan rusak. Sektor transportasi juga terdampak parah dengan 20 jembatan jalan raya, 203 ruas jalan, dan lima bandara mengalami kerusakan, ditambah satu jembatan penyeberangan orang yang hancur total. Sistem pasokan air bersih di 44 titik turut terganggu.

Mekanisme Dana Khusus dan Paket Bantuan Ekonomi

Status darurat ekonomi yang diteken de la Espriella membuka ruang fiskal bagi pemerintah untuk menampung serta menyalurkan bantuan nasional dan internasional. Dana tersebut akan dialokasikan untuk memperbaiki rumah sakit, sekolah, pemukiman warga, akses jalan, dan bandara.

Pemerintah menyiapkan paket bantuan ekonomi sementara bagi warga terdampak yang mencakup beberapa langkah strategis:

  • Penanggungan tagihan listrik dan air bagi keluarga terdampak
  • Subsidi sewa rumah bagi warga yang kehilangan tempat tinggal
  • Insentif pajak dan keuangan untuk meringankan beban usaha
  • Bantuan tunai langsung untuk keluarga rentan
  • Mekanisme dukungan khusus bagi pelaku usaha kecil dan pedagang lokal

"Tragedi yang Sangat Besar" bagi Kolombia

De la Espriella menggambarkan bencana ini sebagai "tragedi yang sangat besar" dalam pernyataan resminya. Pernyataan tersebut mencerminkan skala kehancuran yang belum pernah terjadi dalam beberapa dekade terakhir di negara Amerika Selatan itu.

Gempa bumi yang terjadi pada Senin pagi (10/8) itu memicu kerusakan 140 bangunan runtuh dan 631 pusat kegiatan masyarakat yang tidak dapat difungsikan. Angka kerusakan yang terus diperbarui ini menjadi dasar bagi pemerintah untuk mempercepat implementasi status darurat ekonomi, yang menurut konstitusi Kolombia merupakan instrumen luar biasa untuk situasi krisis.

Follow kabarsumut.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: voi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks