SUMATERA UTARA — Kepastian kerja sama ini diumumkan langsung oleh Presiden Persija, Mohamad Prapanca. Se'Indonesia bukan nama asing bagi pendukung setia Macan Kemayoran, karena merek tersebut telah mendukung tim sejak pertengahan musim lalu. Kini, komitmennya diperpanjang hingga akhir musim 2027/2028.
“Bagi Persija, keberlanjutan kerja sama dengan Se’Indonesia menjadi sesuatu yang sangat kami apresiasi. Kami menyambut baik kepercayaan Se’Indonesia untuk kembali berjalan bersama Persija dalam dua tahun ke depan,” ujar Prapanca dalam keterangan resmi.
Kepercayaan Sponsor di Tengah Perombakan Skuad
Momen pengumuman ini terbilang strategis. Persija tengah dalam masa transisi besar-besaran jelang musim baru. Mayoritas pemain asing andalan di BRI Super League 2025/2026 tidak diperpanjang kontraknya, sebuah sinyal bahwa manajemen serius melakukan regenerasi tim.
Prapanca optimistis kolaborasi ini memberikan efek positif bagi ekosistem Persija, termasuk masyarakat Jakarta dan Jakmania. “Kami optimistis kolaborasi kami bisa memberikan efek positif yang lebih luas lagi bagi ekosistem Persija,” lanjutnya.
Shin Tae-yong dan Ambisi Akhiri Puasa Gelar
Kepercayaan sponsor datang beriringan dengan gebrakan di kursi pelatih. Persija resmi menunjuk Shin Tae-yong, arsitek asal Korea Selatan, sebagai pelatih kepala. Sosoknya diharapkan menjadi katalisator perubahan mentalitas tim.
Target yang dipasang pun jelas: juara. Gelar terakhir Persija diraih pada 2018, dan sejak saat itu mereka kerap gagal di momen penentuan. Kombinasi pelatih anyar, komposisi pemain baru, serta stabilitas sponsor diharapkan menjadi fondasi kokoh untuk bersaing di papan atas.
Dengan durasi kontrak sponsor yang panjang, Persija memiliki ruang bernapas lebih lega dalam perencanaan finansial. Keputusan Se'Indonesia untuk bertahan dua musim juga menjadi sinyal positif bahwa kepercayaan investor terhadap arah baru tim ini tetap tinggi.