Pencarian

Forum CSR dan Pemkab Langkat Selaraskan Program Perusahaan dengan RPJMD 2025–2029, Ini Sektor Prioritasnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 15:42:31 WIB
Forum CSR dan Pemkab Langkat Selaraskan Program Perusahaan dengan RPJMD 2025–2029, Ini Sektor Prioritasnya
Pemkab Langkat dan Forum CSR menyelaraskan program perusahaan dengan RPJMD 2025–2029 dalam rapat teknis di Stabat, Jumat (21/8/2026).

Pemerintah Kabupaten Langkat bersama Forum CSR menggelar rapat teknis untuk menyinkronkan program tanggung jawab sosial perusahaan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah pada Jumat (21/8/2026) ini bertujuan agar bantuan korporasi tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan program Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

STABAT — Forum CSR Kabupaten Langkat memastikan program corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan di daerah itu akan diarahkan mengikuti prioritas pembangunan yang tertuang dalam RPJMD 2025–2029. Rapat teknis yang digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Jumat (21/8/2026), menjadi ajang penyelarasan antara kebutuhan pemerintah daerah dan kontribusi dunia usaha.

Ketua Forum CSR Kabupaten Langkat, Pujianto, menegaskan bahwa kolaborasi yang berkelanjutan antara perusahaan dan pemda menjadi kunci agar program CSR tidak berjalan sendiri-sendiri. Menurutnya, komunikasi yang kuat diperlukan supaya bantuan yang disalurkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Sinergi menjadi kunci agar program CSR yang dilaksanakan perusahaan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, komunikasi antara pemerintah daerah, perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat,” ujar Pujianto dalam forum tersebut.

Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, hingga Infrastruktur

Rapat yang dibuka pukul 08.30 WIB itu menghadirkan Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, H. Amril, serta Kepala Bappeda Litbang, Rina Wahyuni Marpaung. Dalam paparannya, sektor prioritas yang bakal menjadi tujuan program CSR meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, lingkungan, dan penguatan kesejahteraan sosial.

Amril menekankan pentingnya menghindari tumpang tindih program. Potensi perusahaan, kata dia, harus diarahkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan yang belum terjangkau oleh anggaran daerah.

Koordinasi Lintas Sektor Jadi Fondasi

Kehadiran sejumlah OPD dalam rapat teknis ini menunjukkan bahwa penguatan CSR membutuhkan koordinasi lintas sektor. Selain Sekretaris Daerah, tampak hadir para asisten, perwakilan Bappeda Litbang, Dinas PUTR, serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Langkat.

Banyaknya unsur yang terlibat mencerminkan besarnya potensi kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta. Forum CSR diharapkan menjadi jembatan strategis yang menghubungkan kebutuhan pembangunan daerah dengan kontribusi dunia usaha secara lebih terstruktur.

Dampak Jangka Panjang bagi Warga Langkat

Melalui pola kerja sama yang lebih terarah, CSR tidak lagi dipandang sekadar kewajiban sosial perusahaan. Rapat teknis ini menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem pembangunan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Langkat.

Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan pembangunan Langkat yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan.

Follow kabarsumut.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks