Pencarian

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Senin 31 Agustus 2026 Diprediksi Menguat, Cek Rentang Rp17.600-Rp17.850

Senin, 31 Agustus 2026 • 08:48:01 WIB
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Senin 31 Agustus 2026 Diprediksi Menguat, Cek Rentang Rp17.600-Rp17.850
Rupiah dibuka di rentang Rp17.600 hingga Rp17.850 per dolar AS pada perdagangan Senin (31/8/2026).

MEDAN — Penguatan rupiah pada perdagangan Jumat (28/8/2026) belum cukup mendorong pelaku pasar mengambil posisi agresif di awal pekan. Analis Doo Financial Futures memperkirakan kurs rupiah hari ini bergerak pada rentang Rp17.600 hingga Rp17.850 per dolar AS, dengan peluang menguat masih terbuka.

Pada penutupan Jumat, rupiah menguat 0,29 persen atau 51 poin ke level Rp17.693. Angka itu membaik dibandingkan sejumlah mata uang Asia, meski kenaikannya tidak sebesar won Korsel.

Sentimen Positif dari Demonstrasi yang Terkendali

Menurut analis, kondisi aksi demonstrasi di sejumlah wilayah yang berlangsung aman menjadi penopang rupiah. Situasi tersebut menurunkan persepsi risiko geopolitis di mata investor asing.

Komitmen terhadap arah kebijakan ekonomi dan moneter juga dinilai memberi kepastian yang dibutuhkan pasar keuangan. Hal ini menjadi modal rupiah untuk bertahan di tengah dinamika politik dan ekonomi yang masih tinggi.

Pergerakan Mata Uang Asia: Won Unggul, Rupiah di Tengah

Di kawasan Asia, won Korea Selatan mencatat penguatan terbesar dengan kenaikan 0,70 persen terhadap dolar AS. Dolar Taiwan naik 0,25 persen, dan rupee India menanjak 0,17 persen.

Rupiah berada di bawahnya dengan kenaikan 0,29 persen, sementara sejumlah mata uang lain justru melemah. Peso Filipina turun 0,66 persen sebagai pelemahan terdalam, disusul baht Thailand 0,17 persen dan yen Jepang 0,08 persen. Dolar Hong Kong dan yuan China melemah tipis masing-masing 0,01 persen.

Data Ekonomi Pekan Ini Menguji Arah Rupiah

Lukman Leong, analis Doo Financial Futures, memprediksi perdagangan mata uang pekan ini lebih dinamis. Penyebabnya, serangkaian data ekonomi penting akan dirilis dari dalam dan luar negeri.

Dari Indonesia, pasar menanti data inflasi dan neraca perdagangan. Dari Amerika Serikat, perhatian tertuju pada data ketenagakerjaan, termasuk Non-Farm Payrolls (NFP).

Dengan agenda data yang padat, pelaku pasar kemungkinan menerapkan strategi wait and see. Pergerakan rupiah hari ini masih dibayangi sikap hati-hati tersebut.

Follow kabarsumut.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: digtara.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks