Pencarian

PGN Amankan 20 Kargo LNG, Pasokan Gas Dijamin Aman hingga Akhir Tahun

Kamis, 22 Oktober 2026 • 09:05:01 WIB
PGN Amankan 20 Kargo LNG, Pasokan Gas Dijamin Aman hingga Akhir Tahun
PGN mengamankan sekitar 20 kargo LNG dari kilang dalam negeri untuk menjaga pasokan hingga akhir tahun.

SUMATERA UTARA — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengamankan sekitar 20 kargo LNG untuk menjaga ketersediaan pasokan hingga akhir tahun. Pasokan didatangkan dari kilang dalam negeri, dengan tingkat pemenuhan gas sepanjang tahun dijaga di atas 95 persen.

Group Head Gas Supply dan LNG Trading PGN Muhammad Anas Pradipta menyatakan pihaknya telah mengunci pasokan LNG jauh sebelum periode puncak permintaan. Menurut Anas, sekitar 20 kargo sudah masuk kantong perusahaan.

"LNG sudah dijamin sampai akhir tahun. Pokoknya hampir 20-an. Sudah secure," ujar Anas di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/10).

Jaminan pasokan tersebut melengkapi komitmen pemerintah yang menurut Anas turut menjaga stabilitas harga gas di pasar domestik. PGN memposisikan diri sebagai penopang pasokan bagi pelanggan industri maupun rumah tangga.

Pasokan Berasal dari Tiga Kilang Dalam Negeri

Kargo LNG yang diamankan PGN dipasok dari sejumlah fasilitas pencairan dalam negeri, bukan dari pembelian spot di pasar internasional. Langkah ini mengurangi eksposur perusahaan terhadap gejolak harga LNG global.

Anas merinci asal pasokan mencakup Kilang Donggi-Senoro, Tangguh, hingga Bontang. Ia juga menyebut jaringan gas pipa berada dalam kondisi prima.

"Semua kilang. Donggi ada, Tangguh ada, Bontang ada. Semua ada. Gas pipa juga lagi bagus-bagusnya," ujar Anas.

Dengan pasokan yang berasal dari dalam negeri, biaya logistik dan risiko gangguan pengiriman bisa ditekan. Ini penting bagi PGN yang melayani pelanggan dengan kebutuhan gas harian seperti pembangkit listrik dan pabrik pupuk.

Pemenuhan Pasokan Dijaga di Atas 95 Persen

Sepanjang tahun berjalan, PGN mempertahankan tingkat pemenuhan pasokan di kisaran 95 hingga 96 persen. Angka ini menunjukkan hampir seluruh permintaan pelanggan terpenuhi, meski perusahaan menghadapi sejumlah kendala operasional.

Kendala utama datang dari penghentian operasi kilang yang telah direncanakan (planned shutdown) maupun gangguan di luar rencana (unplanned shutdown). Kedua hal itu disebut Anas sebagai sumber gangguan paling sering muncul.

"Harusnya sejauh ini lumayan oke. Kecuali mungkin karena ada gangguan-gangguan planned, unplanned, ya. Itu sih yang banyak mengganggu," kata Anas.

Meski begitu, PGN menilai capaian pemenuhan pasokan tetap terjaga. Perusahaan tidak menyebut proyeksi penurunan pasokan hingga akhir tahun.

Apa Artinya bagi Pelanggan Gas dan Investor PGAS

Bagi pelanggan industri, kepastian 20 kargo LNG memberi kejelasan pasokan hingga Desember. Perusahaan yang bergantung pada gas sebagai bahan bakar produksi tidak perlu mencari pemasok alternatif di pasar spot yang harganya lebih volatil.

Bagi investor, tingkat pemenuhan di atas 95 persen menjadi sinyal stabilitas pendapatan PGN. Volume gas yang tersalurkan menentukan pendapatan niaga gas perseroan, sehingga gangguan pasokan berpotensi menekan kinerja kuartalan.

Stabilitas harga yang dijamin pemerintah juga membatasi ruang PGN menaikkan harga jual. Di sisi lain, pasokan yang aman mengurangi risiko denda atau kompensasi akibat gagal penuhi kontrak pelanggan.

PGN belum membeberkan berapa volume pasti dari 20 kargo tersebut dalam satuan million British thermal unit (MMBtu) maupun nilai kontraknya. Perusahaan juga tidak menyebut apakah ada rencana tambahan kargo hingga akhir tahun jika permintaan naik.

Follow kabarsumut.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks