SIANTAR — Kasat Reskrim Polres Siantar, AKP Banua Sembiring, secara terang-terangan menjagokan Timnas Portugal sebagai juara Piala Dunia 2026. Pilihan tersebut ia ungkapkan bukan tanpa alasan, melainkan berdasarkan analisis terhadap komposisi pemain yang dimiliki Portugal saat ini.
Portugal Dinilai Miliki Skuad Paling Dalam
Menurut AKP Banua, kekuatan utama Portugal terletak pada kedalaman skuad yang merata di setiap lini. Ia menilai tidak ada tim lain yang memiliki kualitas pemain cadangan setara Portugal pada turnamen mendatang.
"Dari starting eleven sampai pemain pengganti, semuanya pemain top Eropa. Itu yang bikin Portugal beda dari yang lain," ujar AKP Banua dalam perbincangan santai bersama rekan-rekannya di Mapolres Siantar.
Mengapa Portugal dan Bukan Brasil atau Argentina?
Perwira polisi yang akrab disapa Banua ini mengakui Brasil dan Argentina tetap tim kuat. Namun, ia melihat regenerasi pemain di kedua negara Amerika Selatan itu belum semulus Portugal. "Brasil masih tergantung pada beberapa nama saja. Portugal sudah punya generasi baru yang matang," tambahnya.
Ia mencontohkan lini serang Portugal yang tidak lagi hanya bertumpu pada Cristiano Ronaldo. Kehadiran pemain seperti Rafael Leão, João Félix, dan Gonçalo Ramos membuat opsi serangan Portugal semakin variatif.
Faktor Pengalaman dan Taktik Pelatih
Selain materi pemain, AKP Banua juga menyoroti faktor pengalaman tim Portugal di turnamen besar. Final Euro 2016 dan kemenangan di Nations League menjadi bukti bahwa Portugal tahu cara memenangkan pertandingan knock-out.
"Mereka sudah punya mental juara. Pelatih Roberto Martínez juga paham cara mengelola tim dengan banyak bintang," tutupnya.
Pernyataan Kasat Reskrim Siantar ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan internal Polres Siantar. Sejumlah anggota polisi yang merupakan penggemar tim lain pun langsung melontarkan candaan dan perdebatan ringan soal peluang Portugal di Piala Dunia 2026.