Pencarian

Tim Labfor Polda Sumut Turun ke Dapur MBG di Berastagi Usai 247 Siswa Diduga Keracunan, Sampel Makanan Dibawa ke Medan

Sabtu, 15 Agustus 2026 • 14:12:01 WIB
Tim Labfor Polda Sumut Turun ke Dapur MBG di Berastagi Usai 247 Siswa Diduga Keracunan, Sampel Makanan Dibawa ke Medan
Tim Labfor Polda Sumut memeriksa dapur MBG di Berastagi dan membawa sampel makanan ke Medan untuk uji laboratorium.

KARO — Tim Labfor Polda Sumut menggelar penyelidikan di dapur SPPG Karo Sempajaya yang berlokasi di area Kodim 0205/Tanah Karo, Berastagi. Penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa sisa makanan dan sampel pembuangan limbah untuk diuji lebih lanjut di laboratorium.

Langkah ini diambil setelah puluhan pelajar mengeluh pusing dan mual usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan SPPG setempat. Kepala SMA Negeri 1 Berastagi, Normawati br Ginting, menyebut total ada 247 siswa yang sempat dilarikan ke sejumlah rumah sakit.

Korban Tersebar di Empat Rumah Sakit, Tiga Siswa Masih Dirawat

"Semalam siswa tersebut sudah kita antar semua ke rumah Efarina, Amanda, Rumah Sakit Umum dan Rumah Sakit Mina. Untuk kesehatan siswa sudah berangsur pulih," ujar Normawati saat ditemui di lokasi, Jumat.

Meski mayoritas siswa sudah diperbolehkan pulang, pihak sekolah tetap menerjunkan guru untuk mendampingi pelajar yang masih menjalani perawatan. "Tadi pun masih ada juga 3 orang siswa kita yang masih mengalami pusing, itu pun tadi langsung kita antar ke rumah sakit Amanda," kata Normawati.

Kodim Tegaskan Hanya Sediakan Lahan, Tidak Campuri Pengelolaan Dapur

Keberadaan dapur MBG di dalam area militer memicu pertanyaan publik. Namun, Komandan Kodim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert Panjaitan menegaskan institusinya tidak terlibat dalam operasional dapur tersebut.

"Melalui media ini saya sampaikan bahwa dapur MBG tersebut tidak ada kaitannya dengan Kodim 0205/Tanah Karo. Memang dapur MBG ini terletak di area Kodim namun Kodim cuma menyediakan tempat," tegas Panjaitan.

Dia menjelaskan, proses memasak hingga pengadaan bahan baku seperti sayur mayur dan ikan sepenuhnya dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN). "Kalau masalah masak memasak maupun penyedia sayur mayur maupun ikan, itu tidak ada kita campuri. Jadi sekali lagi saya sampaikan bahwa keterlibatan Kodim tidak ada sama sekali," ucapnya.

Hasil Uji Laboratorium Menentukan Langkah Hukum Selanjutnya

Penyidik masih mendalami sumber kontaminasi yang menyebabkan puluhan siswa keracunan. Sampel makanan yang dibawa dari lokasi akan diuji untuk memastikan kandungan bakteri atau zat berbahaya di dalamnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum merilis hasil pemeriksaan awal. Penanganan kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut keamanan pangan program nasional yang menyasar pelajar di Tanah Karo.

Follow kabarsumut.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: teritorial24.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks