Pencarian

Film Black Sunflowers Tayang Perdana di TIFF, Sean Penn Jadi Produser Eksekutif

Jumat, 11 September 2026 • 21:32:31 WIB
Film Black Sunflowers Tayang Perdana di TIFF, Sean Penn Jadi Produser Eksekutif
Film Black Sunflowers tayang perdana di TIFF dengan Sean Penn sebagai produser eksekutif.

SUMATERA UTARA — Pemutaran perdana tersebut dijadwalkan berlanjut dengan pesta yang menampilkan DJ asal Inggris, Ben UFO. Setelah Jumat, Black Sunflowers masih akan diputar di TIFF pada Minggu (13/9) dan Jumat pekan berikutnya (18/9).

Potret Anak Muda Ukraina di Tengah Perang

TIFF mendeskripsikan film ini sebagai "mosaik anak muda Ukraina, yang bergerak antara garis depan dan kehidupan sipil." Haney menggarap proyek ini bersama kru Ukraina yang berpengalaman.

Sinopsis resmi menyebut Black Sunflowers menampilkan kehidupan anak muda Ukraina yang "tergantung di antara masa muda dan kewajiban, di mana pendewasaan dibentuk oleh hukum darurat militer dan realitas garis depan."

Dokumenter ini menampilkan para tentara dan warga sipil yang bergerak di antara mobil cepat, klub bawah tanah, dan percakapan tentang masa depan. Realitas perang kemudian muncul tajam ke permukaan. Fotografer alam beralih menjadi fotografer perang, seniman berlatih sebagai tenaga medis, dan pasangan muda berusaha membangun hidup bersama di tengah ketidakpastian.

Pendekatan Sinematik Haney

Haney mengungkapkan bahwa awalnya ia hanya ingin membuat dokumenter pendek berdurasi 12 menit dengan satu atau dua protagonis. Namun, rencana itu berubah setelah kunjungan pertamanya ke Ukraina.

"Setelah perjalanan pertama ke Ukraina, kami sadar itu mustahil," kata Haney kepada Deadline.

Ia berharap penonton dapat memahami perang di Ukraina secara lebih langsung dan intim, serta terinspirasi untuk bertindak. Menurutnya, hidup di bawah ancaman rudal setiap malam memaksa orang menentukan prioritas dengan cepat.

"Ketika rudal datang ke kotamu setiap malam, itu memaksamu untuk mencari tahu apa prioritas hidupmu dengan sangat cepat. Dan kejar itu. Kepalsuan meleleh, hal-hal kecil tidak lagi penting. Bayangkan jika kita semua hidup seperti itu!" ujarnya.

Soal pendekatan sinematik, Haney menegaskan semua gambar perang dalam film diakses melalui sudut pandang para protagonis. Ia tidak menampilkan apa pun yang tidak dialami langsung oleh mereka.

"Semua gambar perang dalam film diakses melalui protagonis kami. Kami tidak menunjukkan apa pun yang tidak dialami protagonis kami sendiri," jelasnya.

Haney menyebut akan mudah membanjiri film dengan citra perang, tetapi itu berisiko membuat penonton semakin tidak sensitif. Menurutnya, pengalaman perang melalui perspektif protagonis menjadi jauh lebih nyata bagi penonton.

Kru dan Kolaborator di Balik Layar

James Marcus Haney bertindak sebagai sutradara. Para produser film ini adalah Pedram Rezaee, Mikayla Jean Miller, Yevhenii Zdorovylo, Samy Mosher, Eric Maldin, Volodymyr Yatsenko, Anna Yatsenko, dan Vlad Bolyelov.

Selain Sean Penn, produser eksekutif meliputi Jay Bush, Cameron Bush, Adam Tudhope, Anna October, dan Dianna Agron. Sinematografi dikerjakan oleh James Marcus Haney dan Misha Lubarsky, dengan Olaf Woldan dan Gary Forrester sebagai editor. Skor musik digarap Fred Gibson (Fred Again), Brian Eno, dan Koloah.

Klip teaser film dibuka dengan adegan anak muda Ukraina mendengarkan audio pertemuan terkenal di Gedung Putih pada Februari 2025, ketika Wakil Presiden JD Vance mencoba menegur Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy yang sedang berkunjung.

Kehadiran Black Sunflowers di TIFF menambah deretan dokumenter bertema konflik yang mencuri perhatian di festival film tahun ini, sekaligus menegaskan posisi TIFF sebagai panggung peluncuran karya dokumenter berani dari berbagai belahan dunia.

Follow kabarsumut.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: deadline.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks